Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
EMAS berjangka menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), memperpanjang kenaikan akhir pekan lalu karena investor berlindung pada logam safe-haven setelah kenaikan kasus covid-19 mengurangi harapan untuk pemulihan ekonomi yang cepat.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, naik tajam US$13,40 atau 0,76%, menjadi ditutup pada US$1.766,40 per ounce.
Emas berjangka melonjak US$21,9 atau 1,27% menjadi US$1.753,00 per ounce pada perdagangan Jumat (19/6), rebound dari kerugian selama dua hari berturut-turut sebelumnya.
"Ada beberapa pelarian menuju aset aman emas," kata Ahli Senior Strategi Pasar RJO Futures, Bob Haberkorn.
Peningkatan kasus Virus Corona secara global telah menyebabkan emas menembus level US$1.750, katanya. "Jika kita tutup di atas US$1.765 hari ini, level US$1.800 tidak terlalu jauh."
Emas, tempat yang aman selama masa ketidakpastian ekonomi, mendapat dorongan setelah Organisasi Kesehatan Dunia pada Minggu melaporkan kenaikan rekor infeksi global, dengan peningkatan terbesar di Amerika Utara dan Selatan.
Baca juga: Restrukturisasi Kredit Capai Rp777,72 Triliun
Dua pejabat Federal Reserve (Fed) AS pada Jumat (19/6) memperingatkan tingkat pengangguran bisa naik lagi jika pandemi tidak dikendalikan.
Bank-bank sentral di seluruh dunia telah mengambil langkah-langkah stimulus agresif dan mempertahankan suku bunga rendah selama krisis.
"Tampaknya ada beberapa peningkatan dalam ekspektasi inflasi yang mendorong suku bunga riil lebih rendah dan memberikan beberapa dukungan kepada harga emas," kata Analis UBS Giovanni Staunovo.
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi peluang kerugian memegang logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
Indeks dolar AS yang jatuh pada Senin (22/6), juga memberikan dukungan terhadap emas. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya turun 0,5% pada 97,15, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 5,5 sen atau 0,31%, menjadi ditutup pada US$17,902 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik US$16,4 atau 1,98%, menjadi ditutup pada US$843,7 per ounce. (A-2)
Peningkatan harga emas dalam beberapa waktu terakhir kembali memicu minat masyarakat terhadap investasi, terutama pada instrumen yang dinilai relatif aman atau safe haven.
Kenaikan tajam emas dalam sepekan terakhir dipicu oleh eskalasi militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Platform investasi aset kripto Pintu meluncurkan program eksklusif Pintu VIP bagi pengguna dengan aktivitas perdagangan dalam volume besar.
Berdasarkan riset YouGov tahun 2025, mayoritas Gen Z kini lebih memilih mengalokasikan THR mereka untuk ditabung atau diinvestasikan dibandingkan sekadar konsumsi sesaat.
PENDIDIKAN bisa jadi merupakan salah satu konsep dan aktivitas yang paling kompleks serta multidimensional dalam sejarah manusia.
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai kunjungan OJK dan Bareskrim ke kantor perusahaan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Harga emas Antam hari ini (12/3/2026) turun tajam Rp45.000 per gram menjadi Rp3.042.000. Simak rincian harga buyback dan analisis pasar di sini.
Cek rincian harga emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Kamis (12/3/2026). Harga emas UBS tembus Rp3,113 juta per gram, Galeri 24 Rp3,098 juta.
Peningkatan harga emas dalam beberapa waktu terakhir kembali memicu minat masyarakat terhadap investasi, terutama pada instrumen yang dinilai relatif aman atau safe haven.
Salah satu sentimen utama yang membayangi harga emas besok adalah anjloknya harga minyak mentah dunia hingga 11 persen ke kisaran USD 85-87 per barel.
Harga emas Antam hari ini Rabu, 11 Maret 2026, naik tajam ke Rp3.087.000 per gram. Simak rincian harga beli dan buyback terbaru di Logam Mulia.
Harga emas hari ini di Pegadaian Rabu (11/3/2026) terpantau naik. Emas UBS dipatok Rp3,106 juta per gram, sementara Galeri 24 dijual Rp3,083 juta per gram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved