Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan industri kecil menengah (IKM) sektor kopi olahan mengalami penurunan penjualan hingga 90% akibat pandemi virus korona (covid-19).
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) memberikan efek besar bagi pelaku IKM kopi olahan. Penjualan sektor usaha itu anjlok sekitar 50-90%.
Baca juga: Ada Anggaran Rp 113 Miliar Untuk Industri Terdampak Covid-19
Kondisi itu disebabkan pembatasan ruang gerak masyarakat. Alhasil, banyak kedai kopi terpaksa tutup karena sepinya pengunjung. “Anjuran untuk memutus mata rantai penularan covid-19 disosialisasikan pemerintah untuk lebih banyak beraktivitas di rumah, bekerja, belajar, serta beribadah dari rumah," ujar Agus dalam keterangan resminya, Jumat (24/4).
Menurut Agus, kreativitas merupakan kunci di tengah tertekannya bisnis pengolahan kopi nasional akibat penurunan permintaan domestik maupun luar negeri.
"Kreativitas memasarkan produk kopi secara online agar dapat menjangkau pasar lebih luas. Aktif melakukan pameran kopi lokal secara daring guna mendorong tingkat konsumsi produk kopi nusantara. Dengan kreativitas, saya yakin kopi Indonesia bisa,” pungkas Agus.
Baca juga: Dampak Covid-19, Permintaan Industri Otomotif Nasional Anjlok
Pandemi covid-19 dikatakannya berdampak pada sejumlah negara tujuan ekspor yang menerapkan lockdown. “Turunnya demand global mempersulit kegiatan ekspor ke negara tujuan. Tetapi, tentu menjadi challenge yang harus kita jawab dengan berbagai macam terobosan dan kreativitas,” tuturnya.
Diketahui, Indonesia merupakan negara penghasil biji kopi terbesar keempat di dunia setelah Brasil, Vietnam dan Kolombia. Pada 2019, produksi biji kopi Indonesia mencapai 729,1 ribu ton, dengan nilai ekspor produk kopi olahan sebesar US$ 610,89 juta (OL-11)
Pertanian regeneratif adalah pengelolaan holistik yang berbeda dengan konsep keberlanjutan (sustainable) biasa.
Racikan kopi Arabika dari dataran tinggi Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, segera menembus panggung internasional.
Industri kedai kopi di Jakarta kian kompetitif seiring menjamurnya konsep visual dan pengalaman ruang yang ditawarkan.
Pameran ini telah masuk dalam agenda belanja, bertukar informasi, meningkatkan keterampilan, hingga berkompetisi para pegiat industri makanan dan minuman hingga pehobi.
Penelitian terbaru mengungkap manfaat kopi yang jauh lebih luas, termasuk potensi sebagai agen antidiabetes.
Kafein dalam dosis tinggi dapat merangsang sistem saraf simpatis, yang berdampak pada meningkatnya detak jantung serta munculnya rasa gelisah
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved