Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hasan Fawzi menyambut baik instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal pembersihan saham-saham gorengan di pasar modal Indonesia. Menurutnya, BEI sebagai otoritas di pasar modal Indonesia berusaha menjaga spirit dalam melindungi investor, terutama para pemegang saham minoritas.
"Perlindungan kepada investor minoritas terus menjadi filosofi seluruh ketentuan pengaturan baik di tingkat pasar modal, di aturan OJK, maupun aturan pelaksanaannya," ujar Hasan saat ditemui seusai acara pembukaan perdagangan di BEI, Jakarta, Kamis (2/1).
Baca juga: Ini 3 Langkah OJK Tingkatkan Investor Pasar Modal
BEI, lanjutnya, juga menjaga bursa dari praktik manipulasi pasar. Dalam hal ini adalah kewajaran dalam bertransaksi termasuk penciptaan harga yang benar-benar murni.
"Kami di bursa punya direktorat khusus untuk pengawasan transaksi. Demikian juga otoritas kita di OJK punya deputi komisioner departemen dan direktur yang khusus mengawasi transaksi," jelas Hasan.
Tujuannya untuk menghilangkan praktik yang menciptakan harga tidak wajar melalui kemungkinan manipulasi harga oleh pihak yang tidak bertanggung jawab" imbuhnya.
Selama 3 hingga 4 bulan ke belakang, kata Hasan, BEI, OJK, juga Kemenkeu telah menindak tegas para manipulator laporan keuangan.
"Terutama (manipulasi) oleh perusahaan publik yang bisa menyebabkan misleading kebijakan dan strategi dari investor, terutama yang minoritas yang tidak mengetahui informasi," ungkapnya.
"Pesan presiden akan jadi pegangan kami untuk terus menjaga secara preventif agar praktek ini tidak terjadi," pungkas Hasan.
Baca juga: Hindari Sengatan Listrik, PLN Pulihkan Listrik Jika Surut 100%
Sebelumnya, Jokowi mengimbau BEI dan OJK untuk membersihkan praktik saham gorengan di pasar modal Indonesia. Menurut Jokowi, praktik manipulasi pasar dan transaksi keuangan yang menjurus pada kecurangan (fraud) harus ditindak tegas.
"Kepercayaan yang begitu besar dari berbagai pihak harus kita jaga. Saya berpesan dan mendukung agar otoritas bursa, OJK dan BEI, segera membersihkan bursa dari praktik-praktik jual beli saham yang tidak benar," ujar Jokowi. (OL-6)
TOKOH suku Dayak, Panglima Jilah, mempertanyakan nasib pembangunan Dayak Center di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang pernah dijanjikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengomentari uji materi Pasal 169 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum atau UU Pemilu yang dilayangkan dua advokat.
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
PT Pintu Kemana Saja (Pintu) mencatat peningkatan volume perdagangan per pengguna sebesar 45% pada Februari 2026.
KETIDAKPASTIAN ekonomi global membuat aktivitas merger dan akuisisi (M&A) segmen menengah atau mid-market melambat sepanjang 2025.
Platform investasi aset kripto Pintu meluncurkan program eksklusif Pintu VIP bagi pengguna dengan aktivitas perdagangan dalam volume besar.
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai kunjungan OJK dan Bareskrim ke kantor perusahaan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar menyoroti revisi prospek (outlook) peringkat utang Indonesia menjadi negatif dari lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch Ratings.
Industri startup Indonesia yang semakin kompetitif tidak selalu memberikan ruang bertahan bagi perusahaan teknologi finansial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved