Kamis 02 Januari 2020, 11:54 WIB

Ini 3 Langkah OJK Tingkatkan Investor Pasar Modal

Ihfa Firdausya | Ekonomi
Ini 3 Langkah OJK Tingkatkan Investor Pasar Modal

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso

 

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong kebijakan-kebijakan yang bisa meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, terdapat tiga kebijakan penting untuk mencapai tujuan di atas.

Pertama, meningkatan standar di pasar perdagangan melalui transparansi laporan keuangan. Laporan tersebut, kata Wimboh, akan diaudit oleh pihak auditor yang kredibel.

"Ini akan terus kami dorong sehingga bisa memberikan konfiden lebih kepada pasar," ujarnya saat pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1).

Kedua, meningkatkan peran pasar modal untuk berbagai proyek pembiayaan, terutama pembiayaan yang menjadi prioritas pemerintah.

"Ini kita akan beri perhatian dan dorong bahkan kita akan coba cari insentif apa yang bisa disampaikan," jelasnya.

Baca juga: Pasar Modal Harus Tarik Banyak Emiten

Terakhir, OJK ingin menarik para pengusaha UMKM dan investor retail untuk masuk ke pasar modal.

"Kita juga akan memperluas basis investor ke daerah-daerah. Tentunya menggunakan platform digital, misalnya proses transaksi sudah mulai digital, pemesanan mulai digital," imbuh Wimboh.

Dia berharap berbagai inisiatif tersebut bisa mendorong dan meningkatkan integritas pasar modal Indonesia.

"Besar harapan kami bagi berbagai kebijakan tadi. Ini merupakan kebijakan kita bersama. Ini bisa memberi semangat bagi kita semua untuk bekerja lebih bagus lagi di tahun 2020," ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut Wimboh, kinerja pasar modal Indonesia cukup membanggakan. Di tengah ketidakpastian dan perlambatan ekonomi global, indeks saham di Indonesia masih bisa tumbuh.

"Kalau kita lihat pasar saham kita atau IHSG itu masih ada pertumbuhan yang positif yaitu 1,7%. Pertumbuhan ini masih bisa kita sebut sebagai pertumbuhan yang moderat meskipun tidak seperti ekspektasi kita sebelumnya sehingga kemarin ditutup pada angka 6.299,5," pungkasnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More