Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, optimistis perkembangan ekonomi digital dapat mendorong inklusi keuangan di Indonesia.
"Hadirnya inovasi-inovasi digital di bidang ekonomi dapat mempercepat inklusi keuangan dan ekonomi kita yang saat ini baru mencapai 51%," kata Perry saat membuka acara Indonesia Fintech Forum di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (4/9).
Dirinya meyakini, target inklusi keuangan yang dicanangkan pemerintah sebesar 75% pada 2019 dapat tercapai dengan melibatkan UMKM dalam ekonomi digital.
"(Sebanyak) 60 juta UMKM yang belum tersentuh perbankan bisa didobrak melalui e-commerce dan fintech. Itulah yang medukung pertumbuhan perekonomian Indonesia," ucapnya.
Untuk memanfaatkan ekonomi digital, mendorong inklusi dan menciptakan stabilitas ekonomi, Perry menyatakan yang menjadi kunci ialah sinergi antarlembaga. Hal ini bertujuan untuk menciptakan regulasi serta ekosistem yang memberikan efek positif.
"Perlu sinergi. Antarregulator, perbankan lembaga keuangan, fintech, dan ecomerce untuk mengatur, megembangkan ekosisitem yang saling menumbuhkan untuk kemajuan kita bersama," tutupnya.
Baca juga: Layanan Berbasis Digital, Pengurusan Hak Tanggungan Semakin Cepat
Untuk diketahui, hingga 2016 ekonomi digital berkontribusi sekitar 22% terhadap perekonomian global. Sementara, di Asia Tenggara, kontribusi ekonomi digital terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) juga semakin meninggi, yaitu 2,8% di 2018 menjadi 8% di 2025.
Tidak jauh berbeda, perekonomian digital di Indonesia juga berkembang pesat, seperti tercermin dari jumlah pengguna ponsel pintar (smartphone) dan internet yang semakin banyak dari tahun ke tahun. Pada 2018, pengguna smartphone sudah mencapai 133% dari populasi, dan pengguna internet sudah mencapai 56% dari populasi.
“Hal ini menunjang perkembangan dari ekonomi digital di nusantara ini. Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan akan meningkat pesat pada 2025 di mana nilai pasarnya akan mencapai US$100 miliar,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (A-4)
Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang mengamini keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI di 4,75%
BANK Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate hari ini 17 Maret 2026 sebesar 4,75 persen untuk memperkuat rupiah
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Penukarkan Uang Baru Melalui Mobil Keliling Bank Indonesia
BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Capaian itu menegaskan validasi atas komitmen perusahaan dalam mengedepankan keterbukaan informasi di era digital serta peran kepercayaan para pengguna setia.
Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo meraih penghargaan Indonesia Best CEO 2025 dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum.
Ebbot menghadirkan teknologi AI andal, sedangkan Veda Praxis menyediakan fondasi tata kelola yang kuat dan juga tim implementer dengan kapabilitas lokal.
Model kerja fleksibel berbasis platform digital dinilai menjadi bantalan sosial modern.
Pengemudi ojol dan NGO Deconstitute menggugat skema kuota internet hangus ke Mahkamah Konstitusi dengan menguji UU Telekomunikasi.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved