Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUM Bulog kembali menelan pil pahit akibat kinerja produksi pertanian yang tidak maksimal. Setelah sebelumnya secara mendadak ditugasi mengimpor beras, daging kerbau dan jagung, sekarang perseroan harus mendatangkan bawang putih juga secara instan.
Sebanyak 100 ribu ton atau seperlima dari total kebutuhan di Indonesia harus tiba sebelum Ramadan tiba.
Pengamat Pertanian Khudori mengatakan penugasan impor kepada Bulog kali ini tidak berbeda dengan sebelumnya. Pemerintah seperti tidak memiliki rencana atau antisipasi yang tepat hingga akhirnya mengambil langkah yang terlihat tergesa-gesa.
“Polanya tidak berubah seperti beras atau jagung. Ketika sudah terdesak, tidak punya alternatif lain, masalah dilempar ke Bulog,” ujar Khudori kepada Media Indonesia, Rabu (20/3).
Baca juga: Turunkan Harga, Pemerintah Akan Impor Bawang Putih dari Tiongkok
Penugasan-penugasan mendadak, lanjut dia, berpotensi membuat perseroan tidak fokus pada tugas-tugas yang telah diemban selama ini, terutama dalam mengelola komoditas beras.
Ia pun sangat menyayangkan kebijakan tersebut karena semestinya pemerintah bisa lebih bijaksana dengan berkaca pada persoalan-persoalan pangan di masa sebelumnya.
Strategi-strategi cadangan semestinya sudah disiapkan jauh hari. Pemerintah harus memiliki data akurat untuk memproyeksi ketersediaan bahan pangan, bukan menunggu harga melambung tinggi baru bergerak.
Menurut pantauan di beberapa pasar ibu kota, harga komoditas tersebut dalam kondisi tinggi. Di Pasar Kebayoran Lama dan Palmerah, harga bawang putih menyentuh Rp40 ribu per kilogram. Padahal, saat normal, harga bawang putih hanya berkisar Rp22 ribu per kg.(OL-5)
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
Di Purwokerto, penurunan harga terjadi pada daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras.
Harga bahan pokok di Pasar Angso Duo, tercatat daging ayam Rp37.000 per kilogram, daging sapi segar berkisar Rp125.000 hingga Rp140.000 per kilogram.
Komoditas yang memberikan andil deflasi yaitu cabai merah sebesar 0,10 persen, cabai rawit, daging ayam ras, dan bawang merah masing-masing sebesar 0,06 persen.
Meski sempat dipengaruhi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, fluktuasi harga di pasar tradisional dinilai masih wajar dan tidak menimbulkan gejolak signifikan menjelang ramadan.
Beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, yakni cabai merah, kacang tanah, seledri, dan ikan kembung. Kenaikan tertinggi terjadi pada cabai merah sebesar 7,36%.
Pengawasan pergerakan harga dilakukan secara koordinasi lintas sektor. Salah satunya mengawasi harga komoditas yang bisa memengaruhi inflasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved