Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Anies-Imin Berlayar Taklukkan Ombak

20/10/2023 21:00

DIKAWAL puluhan ribu pendukung, pasangan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) mendaftarkan pencalonan pada hari pertama ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (19/10).

Pasangan yang didukung Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Keadilan Sejahtera ini berhasil meyakinkan publik bahwa merekalah yang paling siap untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden 2024.

Padahal, sebelumnya pasangan Amin disebut-sebut bakal gagal mendaftar karena terganjal kasus hukum. Bahkan, seorang peneliti survei berani bertaruh mobil mewah bahwa pasca-pendeklarasian oleh Partai NasDem, Anies Baswedan tidak bakal mendapat tiket pencapresan berdasarkan kalkulasi politik, hukum, dan sebagainya.

Bagi pasangan Amin, jalan menuju kontestasi tidak mudah. Perjalanan penuh kelok dan onak duri dilampaui hingga masa pendaftaran ke KPU.

Mulai dari kasus hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi, baik Anies Baswedan maupun Muhaimin Iskandar diperiksa dalam kasus yang diduga terkait pada jabatan mereka sebelumnya, yakni Gubernur DKI Jakarta dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Tak hanya itu, masa sosialisasi Amin pun banyak menghadapi kendala. Perizinan gedung atau lapangan tiba-tiba dicabut pada satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan dengan alasan gedung atau fasilitas milik pemerintah tak boleh untuk kegiatan politik. Padahal, relawan bacapres lain boleh menggunakan, seperti di Bandung, Bekasi, dan daerah lainnya.

Penghadangan terhadap Amin juga tak kalah maraknya di media sosial. Dengan berbagai meme, Anies Baswedan disebutkan sebagai ‘bapak politik identitas’, koruptor, dan sebagainya. Namun, berbagai penghadangan itu tak menyurutkan masyarakat untuk mendukung kegiatan yang dilakukan Amin, seperti di Makassar, Malang, dan Sidoarjo. Justru jutaaan orang tumpah ruah bersama Amin.

Berbagai penghadangan itu terasa aneh jika dilihat dari hasil survei hampir semua lembaga yang menempatkan Amin pada posisi buncit. Seolah ada yang ditakutkan dengan pasangan tersebut.

Seiring dengan kontestasi yang bakal sengit, terlebih Presiden Joko Widodo menegaskan akan cawe-cawe untuk menentukan penggantinya demi melanjutkan program kerja pemerintahannya, tentu tidak mudah bagi Amin untuk melenggang.

Putusan Mahkamah Konstitusi yang kontroversial karena meloloskan calon presiden dan calon wakil presiden meski belum berusia 40 tahun asalkan memiliki pengalaman sebagai kepala daerah, diduga bagian dari operasi politik untuk mengegolkan putra sulung Presiden Jokowi yang menjabat Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai calon pendamping Prabowo Subianto.

Kini, setelah Amin dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendaftar ke KPU, tinggal bacapres Prabowo Subianto yang masih galau mencari pendampingnya. Meski Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra telah menyiapkan segala persyaratan untuk mendaftar, nama Gibran tetap menguat, bahkan makin menguat sebagai bacapres Prabowo.

Di setiap kompetisi akan ada pihak-pihak tertentu yang menghalalkan segala cara untuk memenangi pertandingan. Dalam masa kampanye yang singkat ketimbang pemilu-pemilu sebelumnya, yakni hanya 75 hari, berpotensi terjadi pelanggaran.

Oleh karena itu, kita berharap penyelenggara pemilu, yakni KPU, Bawaslu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, bertindak profesional, netral, dan bekerja sesuai tupoksi masing-masing. Wasit jangan ikut bertanding. Jika wasit ikut bertanding, bukan pertandingan yang bakal terjadi, melainkan tawuran. Tentu bahaya, ta....

....



Berita Lainnya
  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.