Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Mencari Pendamping Capres tanpa Galau

11/10/2023 21:00

PUBLIK sejauh ini disajikan tiga nama yang akan berkontestasi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Mereka ialah Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Akan tetapi, hanya Anies yang telah memiliki pasangan yang tetap, yakni Muhaimin Iskandar.

Pasangan tersebut juga telah mengantongi gabungan parpol untuk memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden. Gabungan parpol itu ialah Partai NasDem, PKB, dan PKS.

Parpol pendukung Prabowo ataupun Ganjar belum juga berhasil memilih secara pasti sosok pendamping mereka. Yang pasti, hanyalah Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri yang nyata-nyata menolak wacana Prabowo dan Ganjar untuk berpasangan.

Kalaupun ditanyakan, jawaban paling klise hanyalah kepastian kalau nama pendamping sudah ada di kantong. Satu kepastian yang tidak memberi kepastian. Kebenaran dan keberadaan sosok calon wakil presiden saat ini hanya bisa diketahui si pemilik kantong.

Jadi wajar bila muncul beragam tafsir untuk mengetahui isi kantong para pemegang kuasa, termasuk dengan menghubung-hubungkan sejumlah peristiwa.

Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutuskan gugatan pasal batas usia pada 16 Oktober. Keputusan itu seakan menjadi penentu mulus-tidaknya langgam putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, untuk menjadi pendamping Prabowo. Niat yang telah disuarakan sejumlah pendukung Prabowo. Putusan dari institusi yang kini dipimpin adik ipar Presiden Jokowi tersebut hanya selisih tiga hari dengan waktu pendaftaran pasangan capres dan cawapres pada 19 Oktober.

Publik ingin percaya bahwa sembilan hakim konstitusi memutus perkara tersebut berdasarkan nalar sehat dan mengingat posisi mereka sebagai wakil Tuhan di dunia. Bukan menjadi instrumen legalisasi dalam menopang dinasti Jokowi dengan memuluskan Gibran yang kini menjadi Wali Kota Surakarta.

Selain Gibran, nama lain yang disebut-sebut bisa mendampingi Prabowo ialah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

PDIP, PPP, dan parpol lainnya juga belum berhasil menampilkan sosok untuk mendampingi Ganjar meskipun sebenarnya PDIP telah mengantongi golden ticket untuk sendirian mengusung pasangan capres dan cawapres.

Logikanya, PDIP tidak perlu ragu, apalagi galau, dalam menentukan pasangan bagi Ganjar. Namun, faktanya, Ganjar belum juga memiliki pasangan. Yang ada baru prediksi, analisis, atau spekulasi, seperti Menko Polhukam Mahfud MD, Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Presiden dan wapres idealnya ialah dwitunggal. Cawapres bukan sekadar untuk menanggung amunisi atau pendulang suara. Apalagi kalau sekadar titipan pihak berkuasa.

Kehadiran pasangan calon presiden dan wakil presiden sejak awal akan membantu bagi publik, pasangan calon, ataupun partai politik.

Bagi parpol ataupun pasangan calon, kepastian pasangan capres dan cawapres tentu berguna untuk lebih dikenal dan menaikkan elektabilitas.

Publik tidak hanya ingin, tetapi juga berhak mengetahui dan menilai sejak awal siapa sosok pemimpin yang mereka inginkan.

Keputusan partai politik untuk mengungkapkan pasangan calon pemimpin sejak dini menunjukkan sikap menghormati hak rakyat untuk tahu karena rakyat bukan objek yang hanya boleh mendapatkan karung tanpa mengetahui isi.



Berita Lainnya
  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.