Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Berpemilu dengan Riang tanpa Menghadang

09/10/2023 21:00

PENGHORMATAN terhadap hak konstitusional haruslah dijaga. Tidak boleh ada pelarangan ataupun penghadangan terhadap warga negara yang hendak menunaikan hak mereka, misalnya saja untuk berserikat dan berkumpul. Apalagi ketika semua urusan perizinan untuk menggelar pertemuan sudah lengkap dan telah resmi dikeluarkan oleh institusi terkait.

Ketika izin yang dikeluarkan dicabut secara mendadak sehingga mengakibatkan tercederainya pelaksanaan hak konstitusional, maka patutlah kita katakan sudah hilang penghormatan itu. Patut pula kita katakan bahwa jaminan terhadap hak fundamental sudah lenyap dari negeri ini. Tentu sangat disayangkan dan sungguh disesalkan masih ada anak negeri yang harus mengemis keadilan. Padahal, itu merupakan kewajiban yang seharusnya disediakan negara.

Karena itu, haruslah dengan lantang kita suarakan agar jangan ada lagi insiden pelarangan kepada siapa pun termasuk terhadap bakal calon presiden Anies Baswedan. Anies dilarang menggunakan Gedung Indonesia Menggugat di Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (8/10). Tidak mau berpolemik, ia memilih duduk lesehan tanpa alas di halaman Gedung Indonesia Menggugat yang kemudian diikuti para peserta diskusi.

"Itulah sebabnya penghormatan terhadap hak konstitusional itu harus tetap dijaga. Makanya kami semua inginkan Indonesia yang lebih baik, lebih adil. Inilah esensi mendasar sekali perjuangan kami untuk menghadirkan keadilan, termasuk di antaranya keadilan kesetaraan dalam mengungkapkan pendapat," tegas Anies menanggapi penghadangan yang menimpanya.

Panitia penyelenggara sekaligus Presidium Change Indonesia Eko Arief Nugroho menegaskan pihaknya telah mengantongi izin untuk menggunakan gedung tersebut. Eko juga menegaskan kegiatan itu sebatas diskusi dengan tema Demi Ibu Pertiwi meluruskan jalan demokrasi. Namun, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar berkilah diskusi tersebut bagian dari politik. Izin pun dicabut.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat boleh saja membantah, tapi sah kiranya jika publik berpendapat lain. Bahwa apa yang dialami Anies merupakan rentetan penjegalan. Di hari yang sama, terjadi insiden pelarangan memasang baliho dan atribut Anies dalam kegiatan Senam Ria Koalisi Perubahan di Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Akan tetapi, setelah itu di lokasi yang sama dipasang atribut calon lain. Kebebasan berpendapat dan berkumpul semakin dikekang bagi mereka yang dianggap berseberangan dengan penguasa.

Masih banyak lagi aksi penjegalan serta penghadangan yang dialami Anies sejak ia mencalonkan diri sebagai bakal calon presiden bersama pasangan bakal calon wakil presiden Muhaimin Iskandar. Oleh karena itu, kita harus mengingatkan semua pihak untuk semakin serius mewujudkan pesta demokrasi yang fair sekaligus penuh kegembiraan.

Sepuluh hari menjelang pendaftaran pasangan calon presiden mestinya tidak ada lagi penghadangan. Mari berpemilu dengan riang dan tetap menghadirkan penghormatan terhadap hak konstitusional warga negara. Tanpa itu semua, apa kata dunia?

 



Berita Lainnya
  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).