Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Murah Muruah Lembaga Antirasuah

09/10/2023 05:00

KOMISI Pemberantasan Korupsi merupakan lembaga dengan muruah yang sangat kuat dan tinggi. Wibawa yang semestinya tecermin dalam perilaku para penggawanya, terutama para komisionernya. Jika buruk perilaku punggawanya, pasti membuat cela muruah lembaga antirasuah.

KPK merupakan lembaga penegak hukum yang lahir karena ketidakpercayaan terhadap institusi penegak hukum lainnya sehingga muruah dan integritas inilah sebenarnya yang menjadi penyangga utama tegaknya lembaga antikorupsi ini.

Sebaliknya, apabila pilar integritas para pegawainya, terutama pimpinannya lemah, roboh pula bangunan bernama KPK tersebut. Apalagi sampai terjadi permainan perkara dan kasus yang tengah ditangani, jelas akan mencabik kepercayaan publik terhadap KPK.

Kasus dugaan pemerasan oleh penyelenggara negara di KPK terkait kasus korupsi di Kementerian Pertanian jelas telah mencoreng lembaga antirasuah. Ketika pucuk pimpinan KPK saja bermain kotor, sulit rasanya untuk mempercayai KPK masih menjadi sapu yang bersih untuk memberantas korupsi.

Kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terhadap SYL kini telah naik statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. Artinya, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya telah menemukan unsur tindak pidana meskipun belum menetapkan tersangkanya.

Penyidik Polda Metro menduga telah terjadi pelanggaran Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 huruf B atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2021 tentang Perubahan atas UU Nomor 29 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 KUHP.

Selama proses penyelidikan, penyidik Polda Metro Jaya sudah menemukan adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh sejumlah pegawai negeri atau penyelenggara negara di KPK, yang melakukan dugaan pemerasan, atau penerimaan tanpa sah dalam penanganan hukum terkait korupsi di Kementan. Pemerasan dan penerimaan tak sah tersebut terjadi dengan tujuan memperkaya diri sendiri atau orang lain.

Ditambah lagi beredar luas di media sosial kronologi dugaan pemerasan tersebut beserta foto Ketua KPK Firli Bahuri dan Syahrul tengah bersama di lapangan badminton. Fakta ini jelas sudah melanggar kode etik. Pimpinan KPK atau penyidik KPK tidak boleh bertemu para pihak yang akan terlibat dalam suatu proses hukum.

Sangat mencederai KPK karena tidak hanya foto, dalam kronologi yang beredar tersebut sangat jelas kalau salah satu pimpinan KPK minta upeti terhadap SYL. Tentu tidak mungkin seorang menteri membuat laporan pemerasan jika tidak mempunyai keyakinan secara hukum bahwa dirinya sudah diperas.

Kita berharap kepada Polda Metro Jaya untuk segera menuntaskan dugaan pemerasan ini demi tegaknya kembali kepercayaan terhadap KPK. Harapan yang sama juga tentu bagi Dewas KPK untuk tidak lagi meloloskan Firli karena kali ini faktanya begitu benderang.

Apalagi, dugaan bahwa Firli bermain-main dengan perkara yang ditangani bukan hanya terjadi pada Syahrul Yasin Limpo, menteri pertanian yang baru saja mengundurkan diri. Sebelumnya, Firli dikaitkan pula dengan kasus pembocoran informasi kasus yang tengah ditangani KPK di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meskipun akhirnya lolos dari proses etik di Dewan Pengawas KPK karena kurangnya bukti.

KPK itu ibarat sapu yang harus selalu bersih untuk memberantas korupsi, simbol gerakan pemberantasan korupsi. Alhasil, sosok komisioner KPK harusnya yang bersih sebersih-bersihnya, bukan malah oknum-oknum kotor yang justru memainkan perkara yang dapat membahayakan gerakan pemberantasan korupsi.



Berita Lainnya
  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.