Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Menguji TNI Patriot NKRI di Tahun Politik

05/10/2023 21:00

CAMPUR tangan militer dalam politik ialah hal tabu bagi sebuah negara demokrasi. Militer harus berada di bawah posisi supremasi sipil, tabu untuk cawe-cawe, apalagi sampai melakukan pembangkangan terhadap pemerintahan yang sah.

Di saat yang bersamaan, negara demokrasi juga memegang teguh prinsip politik praktis pantang mengooptasi dunia militer. Prinsip ini sangat penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan dan menghindari penyalahgunaan kekuatan militer dalam proses politik.

Dua trajectory tersebut di atas sangat dipahami oleh para petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) sehingga kemudian membidani tema besar pada hari ulang tahun (HUT) ke-78 TNI, yakni TNI Patriot NKRI, Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju.

Harus kita katakan tema HUT ke-78 TNI ini sangat relevan lantaran Indonesia tengah menapaki tahun politik, suatu masa yang sangat krusial menuju peralihan kekuasaan. Tarik-menarik kepentingan ialah keniscayaan, tetapi justru di titik ini TNI dituntut bersikap netral.

Netralitas inilah yang memungkinkah TNI menjadi pengawal demokrasi. Dengan bersikap netral, TNI dapat memastikan bahwa prinsip-prinsip demokrasi, seperti pemilihan umum yang bebas, jujur, dan adil akan tetap terjaga.

Namun, keberanian itu hanyalah jargon ketika fakta di lapangan berbicara sebaliknya. Institusi TNI terkesan membiarkan bakal calon presiden Prabowo Subianto yang juga menteri pertahanan gencar membagikan ribuan kendaraan taktis berupa sepeda motor listrik ke para bintara pembina desa (babinsa) se-Indonesia.

Publik patut bercuriga kenapa yang membagikan bukanlah KSAD, pangdam ataupun dandim? Bukankah kebutuhan sepeda motor merupakan urusan kepala staf masing-masing, kenapa sampai harus menteri pertahanan yang turun tangan?

Tidak salah jika kemudian spekulasi liar bermunculan. Bukan tidak mungkin aksi bagi-bagi itu merupakan strategi Prabowo untuk memikat hati para babinsa. Apalagi, babinsa bersentuhan langsung ke masyarakat akar rumput hingga ke pelosok desa.

Aksi tersebut semakin kental dengan aroma kontestasi politik karena di sejumlah tempat pembagian motor itu warga sampai memekikkan yel-yel.

"Siapa presiden kita? Prabowo! Siapa presiden kita? Prabowo! kepada sang ketua umum Partai Gerindra,” seperti yang dilakukan emak-emak saat Prabowo membagikan sepeda motor di Koramil 0912/Lembang, Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/6).

Komisi I DPR sekaligus Anggota Fraksi PDIP TB Hasanuddin pernah mengkritik langkah Prabowo Subianto yang turun langsung membagikan sepeda motor kepada bintara pembina desa di seluruh Indonesia. Ia menilai hal ini kerap bersinggungan dengan etika komunikasi pejabat publik yang kurang elok.

Hasanuddin menekankan, jika babinsa membutuhkan logistik operasional pengadaannya hanya cukup sampai KSAD. Menhan dinilai tidak perlu cawe-cawe membagikannya karena urusan sepeda motor merupakan urusan kepala staf masing-masing.

Kita harus mengingatkan pucuk pimpinan militer Indonesia untuk berani menarik garis demarkasi yang tegas terhadap para bakal calon presiden, termasuk yang tengah menjabat sebagai menteri pertahanan. Ini penting disuarakan guna menghindari spekulasi menjadi semakin liar.

HUT ke-78 TNI harus menjadi momentum pembuktian sebagai pengawal demokrasi untuk Indonesia Maju. Tanpa keberanian menarik garis demarkasi, slogan tadi hanyalah jargon, pepesan kosong, yang gagah didengar, tapi loyo dalam pengimplementasian.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.