Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA peristiwa menarik di Istana Bogor, Senin (2/10). Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau yang akrab disapa SBY menyambangi Joko Widodo, presiden yang sedang berkuasa saat ini. Itu bukan kali pertama mereka bertemu. Pada 9 Maret 2017, kedua pemimpin itu juga terlihat berbincang dan minum teh bersama di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta.
Seusai pertemuan senja kala itu, kepada wartawan SBY antara lain mengutarakan keinginannya agar ada wadah tempat berkumpulnya para mantan presiden dengan presiden yang sedang menjabat. Intinya, ia ingin silaturahim semacam ini bisa diteruskan di masa mendatang.
Harapan itu pun terwujud di Istana Bogor. Namun, berbeda dengan pertemuan enam tahun silam, pertemuan SBY-Jokowi kali ini tertutup bagi wartawan. Pihak Partai Demokrat, partai yang dibina SBY, menyebut pertemuan itu cuma membahas masalah politik kebangsaan dan politik kenegaraan. Jika membahas masalah kebangsaan, mengapa harus dilakukan tertutup? Bukankah sebaiknya publik tahu permasalahan seperti apa yang sedang dihadapi saat ini dan solusi apa yang ditawarkan kedua pemimpin bangsa tersebut?
Akan tetapi, sayang pertemuan selama 1 jam itu dilakukan dalam keadaan tertutup. Publik hanya bisa menduga dan berdoa semoga bukan sekadar membicarakan masalah bagi-bagi kursi di tengah kencangnya isu reshuffle kabinet. Lagi pula, kalaupun ada dugaan semacam itu, kiranya hal yang wajar. Itu karena selain pernah dan sedang menjabat sebagai presiden, kedua pemimpin itu ialah politikus, yang setiap manuver atau tindak tanduknya kerap dikaitkan dengan kekuasaan.
Terlebih Partai Demokrat baru saja melabuhkan dukungan dengan bergabung ke koalisinya Prabowo, bacapres yang selama ini terkesan lebih mendapat restu Jokowi. Apalagi, beberapa hari sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pun secara tegas telah menutup peluang menduetkan kadernya, Ganjar Pranowo, dengan Prabowo pada Pilpres 2024. Apakah SBY juga ingin menyodorkan putranya, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, yang juga ketua Partai Demokrat, untuk mendampingi Prabowo? Hmm... entahlah.
Sejumlah pengamat menilai, pertemuan itu juga dapat dibaca sebagai momentum bagi Jokowi untuk lepas dari bayang-bayang ketua umum PDIP, partai yang selama ini mengusungnya. Apakah ia ingin mencari keseimbangan baru di tengah dugaan renggang hubungannya dengan PDIP dan Megawati? Sepertinya hanya Jokowi, SBY, dan Tuhan yang tahu.
SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved