Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Megawati Mentahkan Dua Poros Pilpres

02/10/2023 21:00

DENGAN tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden akan membuat gelaran Pilpres 2024 berjalan aman dan damai. Dengan tiga paslon, polarisasi tajam yang membelah masyarakat seperti di Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 diprediksi tidak akan terjadi.

Dengan tiga poros membuat Pemilu 2024 tanpa polarisasi tajam ketimbang hanya satu putaran dengan dua poros. Pemilu 2024 diprediksi bakal lebih tenang. Potensi kerawanan pun akan lebih rendah. Jika Pemilu 2024 berjalan damai, dunia bisnis dan ekonomi juga akan kondusif.

Berbeda jika hanya dua pasang capres, risiko keamanannya terlalu tinggi karena akan banyak black campaign dan pertarungannya akan tajam apabila head to head.

Tiga pasangan capres dapat meminimalisasi terjadinya pembelahan di masyarakat karena secara mental polarisasi politik sangat melelahkan. Artinya, dari faktor keamanan dan faktor ekonomi, tiga pasang capres lebih banyak memberikan kemaslahatan.

Belum lagi nilai positif dari perspektif demokrasi. Dengan semakin banyak calon, maka aspirasi rakyat akan lebih terwakili. Keragaman rakyat Indonesia tentunya tidak cukup hanya diwakili dua paslon. Semakin banyak calon, maka makin banyak pilihan rakyat.

Saat ini sudah ada tiga poros koalisi partai politik pendukung capres-cawapres menuju Pemilu 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) yang diusung oleh Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Kemudian ada Koalisi Indonesia Maju pengusung Prabowo Subianto yang terdiri atas Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, sejumlah parpol nonparlemen, serta koalisi pengusung Ganjar Pranowo yang dimotori PDI Perjuangan bersama PPP.

Dengan tiga poros koalisi yang ada saat ini, optimisme gelaran Pemilu 2024 akan berlangsung lancar dan damai bakal terwujud. Pemilu yang lebih mengedepankan perang gagasan dan program, bukan sekadar saling lempar hoaks dan kampanye hitam.

Wacana untuk mendesain pilpres satu putaran ini timbul-tenggelam. Mencuat pada April lalu, kemudian meredup, hingga akhirnya muncul lagi pada bulan lalu yang dipicu pernyataan politikus PKB Jazilul Fawaid yang menegaskan pasangan Amin siap berlaga meskipun dua paslon.

Wacana menggabungkan Prabowo-Ganjar atau Ganjar-Prabowo kembali menggelinding. Bahkan petinggi PDIP, seperti Puan Maharani, mengaku mempertimbangkan hal itu. Alasannya, pilpres satu putaran lebih efisien dan berlangsung cepat.

Akhirnya, keteguhan sikap Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menutup kemungkinan mendegradasi posisi Ganjar dari capres menjadi cawapres bagi Prabowo telah menjadi penegasan bahwa wacana pilpres dua paslon menemui jalan buntu. Di sisi lainnya, sejumlah politikus Gerindra juga tidak rela jika Prabowo menjadi cawapres Ganjar.

Sikap Megawati yang mementahkan wacana duet Prabowo-Ganjar dalam Rakernas IV PDIP di Jakarta membuat pemilu presiden (pilpres) diperkirakan tetap diikuti tiga paslon. Semua sepakat bahwa wacana pilpres satu putaran adalah strategi politik yang tak mendidik rakyat, sebab hak rakyat digiring untuk memenangkan kepentingan pihak tertentu semata.

Jangan karena alasan pilpres satu putaran akan menghemat biaya. Namun, kalau prosesnya tidak benar, sama saja membelenggu demokrasi. Jangan sekali-kali melakukan intervensi dalam proses kontestasi politik seperti itu karena justru akan membajak demokrasi.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.