Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Uji Nyali Capres di Kampus

23/8/2023 21:00
Uji Nyali Capres di Kampus
(MI/Duta)

KAMPUS adalah dunia intelektual muda. Dari kampus pula masa depan bangsa akan ditentukan. Karena itu, tepat kiranya jika para calon pemimpin tertinggi negeri ini diuji di sana.

Putusan Mahkamah Konsitusi yang menetapkan peserta pemilu bisa hadir di kampus dengan sejumlah aturan punya nilai positif. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai bagian dari kampanye, tetapi juga bisa menjadi ajang diskursus dan pendidikan politik.

Pada konteks itulah langkah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia untuk menghadirkan para calon presiden patut didukung. Para capres itu ditantang untuk menyampaikan gagasan besar dan mempertahankannya dari kritikan, sanggahan, atau bahkan kecaman insan kampus.

Kata Ketua BEM UI Melki Sedek Huang, nyali mereka diuji. Keberanian mereka ditantang. Mereka diundang memang bukan untuk memberikan kuliah, berceramah, tetapi untuk menjelaskan visi, misi, ide, dan menumpahkan isi pikiran bagaimana menakhodai bangsa ini. BEM pun siap mendebat, siap pula mengulitinya.

Tak cuma UI, beberapa BEM lain seperti Universitas Gadjah Mada juga siap mengundang mereka. Harus kita katakan, ini adalah kemajuan dalam demokrasi karena kompetisi melibatkan secara langsung kaum intelektual.

Boleh juga kita berharap demokrasi kian berkualitas karena partisipasi aktif kalangan muda yang antara lain direpresentasikan oleh dunia kampus. Sebanyak 56,45% pemilih pada Pemilu 2024 nanti berasal dari generasi muda, generasi yang berpikiran progresif. Karena itu, adu gagasan di kampus adalah kesempatan terbaik, baik buat capres maupun kaum muda sebagai penentu masa depan bangsa.

Adu gagasan di kampus adalah pembuktian seberapa besar keberanian para capres. Kalau sekadar berorasi di depan pendukung sendiri, itu hal mudah. Kalau cuma blusukan agar seolah-olah dekat dengan rakyat atau pansos di medsos, itu hal gampang. Namun, akan lebih sulit bagi mereka untuk menjual dan mempertahankan gagasan di depan para mahasiswa yang terkadang sikap kritisnya tak ketulungan.

Adu ide di kampus adalah penegasan sehebat apa nyali para capres. Sebagai putra-putra terbaik bangsa, mereka semestinya siap datang ke 'kandang macan'. Kita pun patut mengapresiasi kesiapan Anies Baswedan untuk memenuhi tantangan para mahasiswa. Dia bahkan tampak tak sabar lagi menunggu kesempatan itu.

Kita juga yakin Prabowo Subianto tak takut meladeni mahasiswa. Meski belum ada omongan langsung dari yang bersangkutan, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menyatakan Prabowo dan Partai Gerindra dengan senang hati berdebat di kampus.

Kita juga percaya Ganjar Pranowo berani adu kapasitas di depan sivitas akademika. Elite PDI Perjuangan sebagai partai pengusung utama, Said Abdullah, memastikan itu. Sayangnya, Ganjar masih mempertanyakan debat apa yang hendak dilakukan dan meminta BEM UI bersabar.

Jualan ide, adu gagasan para capres di kampus adalah terobosan apik dalam demokrasi negeri ini. Ia harus segera dilaksanakan dengan format yang bisa disaksikan seluruh rakyat di penjuru negeri.

Dari situlah seorang capres bisa diketahui apakah benar-benar cerdas dan punya nilai lebih untuk memimpin bangsa ini, atau sebaliknya hanya menang pencitraan tapi sebenarnya minim gagasan. Kepada seluruh capres, anak-anak muda di kampus menunggu nyali Anda.



Berita Lainnya
  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.