Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Capres yang Membuat Indonesia Melompat Maju

04/8/2023 21:00

AJANG pemilihan umum (pemilu) merupakan salah satu momen paling penting dalam penyelenggaraan negara. Dengan kedaulatan di tangan rakyat, rakyat pula yang menentukan siapa pemimpin yang akan mengarahkan nasib bangsa Indonesia untuk sedikitnya lima tahun ke depan.

Tiap pemilu merupakan kesempatan amat berharga. Namun, momentum pemilu selama beberapa periode ke depan lebih istimewa atau bahkan dapat dikatakan sebagai momentum kritis dalam kemajuan RI.

Presiden Joko Widodo menekankan hal itu dalam acara Pengukuhan Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Jakarta awal pekan ini. Jokowi mengaku dibisiki sejumlah lembagakeuangan internasional bahwa periode 13 tahun mendatang merupakan masa-masa paling menaentukan bagi Indonesia untuk bisa naik kelas menjadi negara maju. Itu berarti ada momen tiga pemilu yang diharapkan menancapkan tonggak kepemimpinan yang tepat hingga dapat membawa bangsa ini naik kelas.

Ketiga momen pemilu itu, yakni di 2024 yang kini sudah dimulai tahapannya. Berikutnya ialah pemilihan umum di 2029 dan 2034. Di periode tersebut, Indonesia harus memanfaatkan bonus demografi sekaligus menggencarkan hilirisasi industri. Dua hal itu menjadi kunci utama bagi Indonesia untuk melompat menjadi negara maju dari posisi saat ini yang masih sebagai negara berkembang.

Peluang tersebut juga tidak terlepas dari visi Indonesia Emas 2045 untuk mewujudkan negara yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut ada empat syarat untuk mencapai visi jangka panjang itu, yaitu sumber daya manusia (SDM) berkualitas, ketersediaan infrastruktur, kelembagaan yang berkualitas, serta kebijakan pemerintah.

Keempat syarat itu bertautan dan saling menopang dengan kebijakan pemerintah sebagai sektor hulu. Sesungguhnya peletakan dasar-dasar pijakan untuk melompat juga meliputi periode beberapa tahun belakangan.

SDM berkualitas tidak akan tersedia tanpa kebijakan pendidikan yang tepat dan terarah. Tahun ini pun dunia pendidikan masih berkutat dengan persoalan kisruh pelaksanaan sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru.

Kecurangan dan permainan demi meraih keuntungan pribadi dengan memanfaatkan celah-celah di PPDB marak terjadi. Pantas saja korupsi sangat sulit diberantas, sedari usia belia anak-anak Indonesia disuguhi ‘teladan’ yang menyuburkan sikap permisif pada korupsi.

Belum lagi permasalahan tingginya angka prevalensi kekerdilan atau stunting pada anak. Kekerdilan berhubungan dengan tingkat  kecerdasan dan kesehatan fisik. Meski Indonesia berhasil menekan angka stunting dari 37,8% di 2013 menjadi 27,67% di 2019, prevalensi kekerdilan pada anak masih melampaui angka toleransi kurang dari 20% yang ditetapkan WHO. 

Upaya menurunkan angka stunting juga terhambat oleh pandemi covid-19 yang melumpuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat selama hampir tiga tahun. Berbagai permasalan tersebut membuat tuntutan kepada presiden terpilih tidak main-main. Pekerjaan berat menanti di depan mata. Kemenangan dalam pemilihan presiden bukan anugerah, melainkan beban amanat rakyat yang harus dipikul.

Pembenahan-pembenahan untuk bisa naik kelas semua tergantung presiden yang terpilih nantinya. Untuk itu, rakyat perlu memanfaatkan kesempatan jelang pemilu untuk menimbang-nimbang pilihan calon presiden. Visi perubahan atau keberlanjutan dari capres dalam Pemilu 2024 ditentukan oleh seberapa jauh kualitas perubahan dan kualitas keberlanjutan yang ditawarkan.

Yang pasti tantangan kepemimpinan bangsa dan negara ini ke depan jauh lebih kompleks dan dinamis, sangat dinamis. Cermati rekam jejak, kecerdasan, dan karakter capres. Jangan sampai salah memilih pemimpin yang membuat bangsa ini gagal meraih visi Indonesia Emas 2045.



Berita Lainnya
  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.