Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSOALAN rumput di Jakarta Internastional Stadium (JIS) menuai polemik. Pemerintah dan PSSI menilai rumput di lapangan utama stadion yang dibangun di masa Gubernur DKI Anies Baswedan itu tidak memenuhi standar FIFA. Padahal, pihak PT Jakarta Propertindo
(JakPro) selaku pengelola menilai sejak awal pembangunan stadion itu telah sesuai standar federasi sepak bola internasional tersebut.
Penilaian pemerintah dan PSSI didasari setelah mereka meninjau seluruh fasilitas stadion tersebut, termasuk kualitas rumput, pada Selasa (4/7). Kunjungan itu dalam rangka kesiapan stadion itu sebagai salah satu venue untuk perhelatan Piala Dunia U-17 November-Desember mendatang.
Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono yang ikut dalam kunjungan itu mengatakan rumput JIS tidak memenuhi standar FIFA. Hal itu, kata dia, berdasarkan penilaian ahli agronomi untuk rumput stadion Qamal Mutaqin. Ketua Umum PSSI Erick Thohir bahkan berani bertaruh, jika FIFA melakukan inspeksi saat ini, bakal memberi penilaian yang sama.
Di sinilah persoalannya. Kenapa Erick Thohir, termasuk Basuki Hadimuljono, seperti kesusu atau terburu-buru memberi penilaian. Bukankah FIFA belum melakukan inspeksi? Untuk setiap perhelatan berkelas internasional, FIFA tentunya punya standar dan persyaratan sendiri dan mereka pasti telah menjadwalkan penilaian atau inspeksi semua fasilitas yang dimiliki tuan rumah.
Maka wajar pula jika pernyataan Erick ini dinilai offside, kental dengan unsur politis dan dianggap mau mendiskreditkan Anies yang menggagas pembangungan stadion tersebut. Apalagi seperti khalayak ketahui, ia juga digadang-gadang ingin maju dalam bursa cawapres. Memang kewajiban Erick sebagai ketua umum PSSI memeriksa segala fasilitas kesiapan stadion yang akan menjadi tempat digelarnya Piala Dunia U-17. Alangkah baiknya jika ia pun memeriksa sejumlah stadion lainnya yang akan digunakan untuk perhelatan tersebut, bukan cuma JIS.
Biarkan FIFA dan tim penilainya yang menentukan layak tidaknya stadion-stadion tersebut. Jangan-jangan semuanya malah tidak layak. Tugas Erick sebagai ketua umum PSSI ialah merenovasi jika memang dianggap masih ada kekurangan. Jangan melangkahi wewenang FIFA, itu offside namanya.
PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.
PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.
RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.
FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.
Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.
DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.
Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.
IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.
SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.
KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.
SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.
BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.
DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved