Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Pesan Damai dari Tanah Suci

28/6/2023 05:00
Pesan Damai dari Tanah Suci
Ilustrasi MI(MI/Seno)

GAMBAR menyejukkan beredar dari Mekah, Arab Saudi, Senin (26/6). Gambar yang menampilkan foto bersama dua bakal calon presiden, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, itu membawa kedamaian dari Tanah Suci, tetapi bisa juga sekadar basa-basi jika tak menjadi spirit dalam kompetisi pilpres nanti.

Dalam foto tersebut, Anies dan Ganjar yang mengenakan pakaian ihram tampak semringah. Ada pula istri Anies, Fery Farhati, istri Ganjar, Siti Atiqoh Supriyanti, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. Mereka berfoto bersama di sebuah ruangan di sela menunaikan ibadah haji.

Foto itu kebanjiran puja-puji. Rakyat Indonesia, termasuk para politikus yang berbeda posisi, memberikan apresiasi. Foto itu menguar aroma kedamaian, membuat adem suasana, sekaligus menjadi pengirim pesan akan pentingnya persaudaraan di tengah perbedaan dan persaingan.

Anies ialah bakal capres yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan gabungan Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS. Posisinya berbeda dengan Ganjar yang didukung PDI Perjuangan, PPP, dan Partai Hanura. Ada satu lagi bakal capres, yakni Prabowo Subianto.

Dalam konteks kontestasi, Anies dan Ganjar berada di sisi yang berlainan, bahkan berseberangan. Keduanya memiliki banyak pendukung yang sebagian surplus keberpihakan dan kelebihan nafsu untuk menegasikan yang lain.

Karena itulah, foto bersama Anies dan Ganjar dari Tanah Haram harus kita maknai sebagai penyejuk akan panasnya rivalitas. Keduanya memberikan contoh bahwa berbeda tak mesti saling meniadakan, lain pandangan tak boleh bermusuhan. Itulah semangat yang dilayangkan oleh keduanya dengan harapan diikuti oleh para pendukung masing-masing.

Sebagai pesan, foto bersama Anies dan Ganjar sungguh baik. Namun, pesan itu tak akan pernah sampai jika kedua tokoh, kedua kubu, tak punya kemauan nyata untuk menciptakan kedamaian di lapangan. Pesan apik yang mereka tunjukkan akan percuma jika tak dibarengi upaya nyata untuk memastikan kompetisi berlangsung sehat.

Situasi jelang Pilpres 2024 tidak betul-betul baik. Badan Pengawas Pemilu, misalnya, menyebut hate speech atau ujaran kebencian terutama di media sosial akan terus meningkat. Masyarakat Anti-Fitnah Indonesia bahkan mengungkapkan, penyebaran hoaks atau berita bohong sudah mengalami peningkatan sejak awal tahun ini.

Tak terlalu njlimet sebenarnya untuk menghadapi situasi buruk itu. Ujaran kebencian, hoaks, fitnah, adu domba, marak terutama di media sosial lantaran sepak terjang para buzzer sontoloyo. Celakanya lagi, mereka ada dan terus merajalela karena dipelihara, dibiayai untuk menyerang lawan.

Menertibkan buzzer ialah salah satu solusi ampuh untuk menciptakan kedamaian. Tak lagi menggunakan mereka ialah kiat mujarab untuk meminimalisasi permusuhan.

Tak memberikan panggung buat siapa saja, termasuk kalangan intelektual ataupun mereka yang mengaku budayawan, untuk menebar narasi kebencian ialah cara lain agar pertikaian tak meletup-letup. Semua itu bisa dan harus dilakukan oleh para kandidat serta elite-elite pendukungnya dengan syarat ada kemauan.

Percuma para tokoh utama bergandengan tangan lalu memamerkannya lewat foto bersama, tetapi akar rumput dibiarkan cakar-cakaran. Jika itu yang terjadi, foto bersama antara Anies dan Ganjar hanya sekadar gambar mati tanpa roh kebaikan.

Ibaratnya, di depan mereka berpelukan dengan satu tangan, tapi tangan yang satunya lagi menghunus belati untuk saling tikam di belakang. Pesan damai yang hendak mereka sampaikan pun terbang bersama angin, tanpa makna, tiada guna.



Berita Lainnya
  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.