Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Akrobat Politik Perbaikan Jalan

12/5/2023 21:00
Akrobat Politik Perbaikan Jalan
Ilustrasi mI(MI/Duta)

PRESIDEN Joko Widodo populer dengan pembangunan infrastruktur di Tanah Air. Dalam sejumlah survei, kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi mayoritas ditopang isu infrastruktur, baik periode pertama maupun periode kedua pemerintahannya.

Citra sebagai bapak infrastruktur Indonesia melekat kuat dalam persona Jokowi. Bandara baru, jalan tol baru, kereta cepat, bendungan, serta infrastruktur megah dan modern lainnya benar-benar gencar dibangun sejak menjabat pada 2014.

Bahkan, jargon pembangunan tidak lagi terfokus di Jawa. Seluruh daerah di Indonesia menjadi roh kebijakan infrastruktur era Jokowi. Dan, mungkin memang seperti itulah Jokowi, ingin ditulis dalam sejarah bangsa ini setelah dirinya lengser tahun depan sebagai bapak infrastruktur Indonesia.

Sikap Jokowi ketika merespons jalan rusak di Lampung seakan mencerminkan bahwa tidak boleh ada infrastruktur jelek dan rusak di era pemerintahannya. Ketika pemerintah daerah tidak tanggap, Jokowi datang dengan langkah pengambilalihan.

Kontroversi jelas mengiringi kebijakan akrobatik Presiden tersebut. Ada yang mengapresiasi karena bertindak cepat dan tidak birokratis, tetapi ada pula yang menilai langkah Jokowi sekadar gimik politik dan tidak mendidik bagi pemerintah daerah.

Apalagi dengan datang mengendarai mobil kepresidenan Mercedes-Benz S600 menyusuri jalanan rusak parah, makin menunjukkan nuansa komunikasi politik yang kental. Pasalnya, medan untuk mobil sedan mewah semacam itu harusnya di jalanan mulus, bukan untuk inspeksi.

Urusan gimik politik itulah yang membuat Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira membuat penilaian bahwa Jokowi ibarat pahlawan kesiangan. Presiden, dengan kewenangannya, semestinya menegur keras Gubernur Lampung dan jajarannya. Kalau perlu jatuhkan sanksi tegas karena tidak cepat tanggap.

Pengambilalihan proyek jelas-jelas tidak menunjukkan good governance dan clean goverment. Bahkan berdampak buruk terhadap sistem penganggaran yang telah berjalan. Apalagi, pengelolaan infrastruktur jalan memiliki hierarki.

Pemerintah pusat bertanggung jawab terhadap jalan nasional, sedangkan jalan provinsi ialah kewenangan pemerintah provinsi (pemprov). Begitu pula jalan kabupaten, yang menjadi wewenang pemerintah kabupaten (pemkab).

Sekali lagi, kebijakan Jokowi di Lampung bakal menjadi preseden buruk. Artinya, tidak ada sinkronisasi dalam pengelolaan infrastruktur. Padahal proses penganggaran di pemerintahan memiliki sarana untuk menyatukan program pemerintah, termasuk kebijakan infrastruktur lewat Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional.

Semua pihak tentu sepakat bahwa pengelolaan infrastruktur jalan harus terencana dengan matang, bukan dengan mental dadakan hanya karena viral di media sosial.

Bisa dibayangkan bagaimana kelabakannya pemerintah pusat jika harus bertindak serupa jika muncul kasus serupa dari seluruh daerah. Pasalnya, jalan rusak tidak hanya di Lampung. Sorotan di Lampung ibarat fenomena gunung es.

Rakyat tentu berharap Jokowi tidak hanya dikenang dengan aksi-aksi akrobatik seperti di Lampung, tetapi benar-benar mampu membangun sistem pengawasan dan evaluasi untuk menjadikannya solusi permanen demi pembenahan anggaran infrastruktur di daerah.



Berita Lainnya
  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.