Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Menteri Sibuk Sendiri

09/5/2023 21:00
Menteri Sibuk Sendiri
Ilustrasi MI(MI/Seno)

PEKERJAAN rumah bangsa ini terlalu banyak, bertumpuk-tumpuk, tidak bisa diselesaikan sambil lalu. Meningkatnya harga-harga kebutuhan pokok, tingginya angka pengangguran, serta persoalan kemiskinan, menjadi tiga fokus utama yang publik minta untuk segera diatasi.

Namun, sebagian pejabat negara yang diberi amanah malah menghadapkan wajah mereka menuju gelanggang 2024. Para menteri yang merupakan ketua umum partai politik getol menggelar pertemuan. Bungkusnya silaturahmi tapi aromanya berbau urusan pemindahan kekuasaan.

Menko Perekonomian yang juga Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di sebuah restoran mewah di Jakarta, Rabu (3/5/2023) siang. Kedua tokoh ini tengah mengincar posisi capres-cawapres namun belum juga kesampaian.

Kesibukan membangun kerja sama politik juga dilakoni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Prabowo yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, misalnya, menemui Airlangga dan Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie, Senin (1/5/2023).  

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan pun masuk daftar pembantu presiden yang sibuk menatap Pemilu 2024. Selain membangun koalisi, Zulkifli selaku ketua umum PAN gencar safari ke berbagai daerah untuk memimpin konsolidasi pemenangan partai matahari terbit.

Masih ada Menteri BUMN Erick Thohir serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang dalam nalar publik terlibat dalam perburuan elektoral. Mereka bisa membantah tapi kesan genit mendekati pilpres sudah terlanjur melekat di benak masyarakat.

Kita harus membawa ke ruang terang bahwa publik terlalu kenyang dengan suguhan politik. Para pembantu presiden seharusnya fokus menyelesaikan tugas negara yang masih setahun lagi. Bilamana dirasa sulit, tidak perlu sungkan untuk meletakkan jabatan.

Kalau atraksi para menteri tak jua teratasi, sungguh tepat bagi publik mendorong Presiden Jokowi turun tangan. Ini sekaligus alarm buat Kepala Negara yang kini sibuk mengendorse calon pengganti. Negarawan dituntut mengasuh dengan keteladanan bukan malah abai dan melakukan pembiaran.
 



Berita Lainnya
  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.