Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Tangar atas Pembonceng Buruh

01/5/2023 05:00
Tangar atas Pembonceng Buruh
Ilustrasi MI(MI/Seno)

INDONESIA adalah negeri yang sangat beruntung. Di tengah hantaman covid-19 selama hampir tiga tahun dan krisis global sebagai dampak geopolitik perang Rusia-Ukraina, pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu di atas 5%. Angka yang mematahkan prediksi sebagian besar ekonom dan sejumlah lembaga ekonomi dunia bahwa Indonesia tidak mampu menahan dua gelombang badai tersebut.

Bahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 mencapai 5,3%, tertinggi sejak 2014. Pertumbuhan yang impresif itu tak hanya didukung oleh strategi kebijakan pemerintah yang efektif dalam menjaga resiliensi ekonomi di tengah perlambatan ekonomi global, faktor yang terpenting adalah iklim ketenagakerjaan di Tanah Air yang kondusif.

Kondisi ketenagakerjaan Indonesia tetap berjalan secara produktif di tengah gonjang-ganjing Undang-Undang Cipta Kerja omnibus law sejak menjadi rancangan hingga diundangkan, digugat ke Mahkamah Konstitusi, hingga diterbitkannya Peraturan Perundang-Undangan Cipta Kerja. Buruh bergeming memutar roda perusahaan untuk menghasilkan produk-produk untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor.

Seiring belum tingginnya posisi tawar buruh dalam menyusun formula aturan turunan dari Perppu Ciptaker, alih-alih ditinggikan atau setidaknya sederajat dengan pengusaha dan pemerintah alias tripatrit, perjuangan buruh terindikasi dibelokkan untuk kepentingan politik jangan pendek, yaitu Pemilu 2024.

Tengok saja Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyatakan akan mendukung all out pencapresan Ganjar Pranowo. Andi yang juga Ketua Umum Relawan Buruh Sahabat Jokowi menilai Ganjar Pranowo memiliki perhatian khusus kepada kesejahteraan buruh Indonesia. Rencananya, kata Andi Gani, serikat buruh akan mengundang Bacapres PDI Perjuangan itu untuk menghadiri peringatan Hari Buruh atau May Day pada hari ini, 1 Mei 2023 di Istora Senayan, Jakarta. Sementara Presiden Partai Buruh yang juga Presiden Konferederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan dalam aksinya hari ini akan mengundang bacapres yang menolak Undang-Undang Cipta Kerja omnibus law.

Perjuangan buruh sejatinya tidak boleh dibelokkan kepada politik praktis. Banyak agenda mensejahterakan buruh yang harus diperjuangkan, seperti isu upah murah, outsourcing, pesangon rendah, Pemutusan Hubungan Kerja dipermudah, dan banyak lagi lainnya. Buruh memang memiliki hak berpolitik, dipilih dan memilih. Namun, buruh hendaknya cermat mendukung tokoh yang digadang-gadang untuk memimpin 275 juta jiwa penduduk Indonesia, apakah memiliki rekam jejak mendukung perjuangan buruh, seperti upah layak, saat sang tokoh menjabat kepala daerah.

Perjuangan buruh masih panjang. Perlu dialog cerdas dan konstruktif untuk menaikkan posisi tawar buruh. May Day menjadi momentum untuk menata ulang hubungan pekerja, pengusaha, dan pemerintah menuju hubungan industrial yang berkeadilan bagi kesejahteraan buruh. Di sisi lain, pengusaha juga diuntungkan dengan tingginya produktifitas buruh. Pemerintah juga bisa bernafas lega, iklim investasi bisa terjaga denga baik. Wahai buruh, waspadalah atas para pembonceng perjuanganmu!



Berita Lainnya
  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.