Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Revitalisasi Mudik untuk Kesejahteraan

17/4/2023 05:00
Revitalisasi Mudik untuk Kesejahteraan
Ilustrasi MI(MI/Duta)

PERGERAKAN pemudik pada H-6 kemarin mengalami peningkatan yang cukup signifikan di semua moda angkutan. Namun demikian, kondisi lalu lintas masih terbilang ramai dan lancar. Kepadatan kendaraan pemudik diprediksi akan terjadi mulai 18-21 April. Manajemen mudik harus benar-benar mumpuni karena pemudik Lebaran pascapandemi covid-19 ini mengalami lonjakan. Berdasarkan Survei Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kemenhub, potensi pergerakan pemudik secara nasional pada musim Lebaran tahun ini ialah 45,8% atau 123,8 juta orang, meningkat 14,2% jika dibanding dengan tahun lalu.

Mudik bukanlah aktivitas baru masyarakat Indonesia untuk merayakan Lebaran di kampung halaman tercinta. Karena itu, tidak alasan bagi pemerintah untuk gagal dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan pahit terjadi. Sejumlah titik yang biasanya menjadi biang kemacetan saban mudik sudah dicarikan jalan keluarnya, misalnya dengan jalur alternatif atau rekayasa jalan. Begitu pun infrastruktur baru, seperti Tol Cisumdawi sepanjang 62 kilometer sudah bisa digunakan untuk mudik Lebaran 2023. Rekayasa lalu lintas di tol yang menghubungkan wilayah Bandung Raya menuju Tol Cipali untuk ke daerah Jawa Tengah sudah disiapkan untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan pemudik.

Berbicara mudik tak melulu kemacetan lalu lintas berjam-jam yang bikin mumet, tetapi memiliki makna sosial dan ekonomi yang sangat penting. Mudik ialah kearifan lokal Indonesia. Di tengah gelombang arus modernitas yang mengusung semangat individualistik, akktivitas ritual tahunan masyarakat Indonesia itu tak tergoyahkan. Meski mungkin tak terlalu banyak uang digondol saat mudik dan dihadapkan dengan kemacetan yang terkadang bikin emosi, pemudik bergeming. Mereka tetap bertekad untuk pulang ke kampung halaman masing-masing saat Lebaran.

Rindu kampung halaman harus terobati meski dengan harga mahal yang harus dibayar, belum lagi tenaga dan pikiran. Namun, bertemu orangtua, bersilaturahim dengan sanak famili, berziarah, dan menikmati suasana kampung ialah oase yang akan mengendurkan sejenak kepenatan hidup di Ibu Kota atau kota-kota besar.

Mudik ialah modal sosial masyarakat Indonesia yang akan memperkuat solidaritas sosial. Modal sosial inilah yang seharusnya mempersempit kesenjangan kota dan desa. Diperlukan upaya mudik gaya baru, yakni dengan perubahan mindset bahwa mudik tak sekadar kangen-kangenan dengan keluarga di kampung halaman, tetapi memikirkan upaya bersama untuk memajukan desa. Keberhasilan pemudik tak sekadar materi secara individu, tetapi terbangunnya kemakmuran dan kesejahteraan rakyat di desa.

Secara ekonomi, mudik ialah cuan yang dahsyat. Perputaran uang saat mudik Lebaran 2023 diperkirakan Rp246 triliun secara agregat. Alhasil, manajemen mudik yang jitu dari pemerintah akan melanggengkan tradisi baik yang bernuansa kultural, yakni mudik. Indonesia akan tetap kukuh dengan kearifan lokal yang berdimensi vertikal dan horizontal.



Berita Lainnya
  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.