Headline

Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.

Bongkar Tuntas Mafia Pajak

05/4/2023 05:00
Bongkar Tuntas Mafia Pajak
Ilustrasi Mi(MI/Seno)

IBARAT parasit yang terus menggerogoti, mafia perpajakan selama ini masih bergentayangan di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Praktik lancung yang melibatkan pegawai pajak ini seolah tidak pernah sirna meskipun upaya reformasi birokrasi digencarkan.

Maka publik patut bertanya, apakah itu sudah menjadi kultur yang tak bisa lagi diberantas? Apakah mafia pajak telah terstruktur, sistemik, dan masif menjadi bagian integral dari praktik-praktik kotor dalam sistem perpajakan di negeri ini?

Hasil penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggambarkan bagaimana praktik mafia pajak yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo berlangsung lama dan berurat akar di institusi pajak. Aksi kotor ini diindikasikan dilakukan Rafael sejak 2011.

RAT diduga menerima aliran dana dari pihak-pihak yang bermasalah dari sisi pajak. Dengan memanfaatkan PT Artha Mega Ekadhana (PT AME) yang bergerak dalam bidang jasa konsultansi terkait pembukuan dan perpajakan memiliki peran sentral yang dimilikinya, Rafael menerima pemberian gratifikasi.

Sebagai bukti permulaan awal, penyidik KPK menemukan adanya aliran uang gratifikasi yang diterima Rafael Alun Trisambodo sejumlah sekitar US$90.000 yang penerimaannya melalui PT AME. Saat ini pendalaman dan penelusuran terus dilakukan.

Kasus Rafael menunjukkan belum sirnanya pegawai pajak berperangai culas yang kerjanya mengancam-ancam wajib pajak bermasalah dan ujung-ujungnya melakukan patgulipat kepada para wajib pajak. Tindakan yang jelas merugikan keuangan negara. Misalkan, wajib pajak yang harusnya membayar seluruh kewajibannya, tetapi hanya sebagian.

Kejahatan perpajakan semacam ini pasti dilakukan berjemaah, tidak bisa seorang Rafael Alun sendirian menjalankan modus operandi semacam ini. KPK mengendus keterlibatan dua orang eks pejabat Ditjen Pajak yang menjadi konsultan pajak rekanan Rafael.

Fakta ini jelas mencerminkan bahwa Rafael patut ditengarai merupakan bagian sindikat mafia perpajakan yang telah berlangsung sejak lama dengan memanfaatkan jabatannya.

Belum lagi fakta bahwa segala hal ini terbongkar bukan karena temuan dari Inspektorat DJP ataupun Kemenkeu dan KPK, tetapi justru berawal dari tindakan penganiayaan oleh anak Rafael, Mario Dandy. Ini menunjukkan betapa lemah dan bermasalahnya pengawasan di DJP selama ini.

Menjadi ironi, para pegawai pajak ini masih menerima suap, memanipulasi dan menggelapkan penerimaan negara meskipun sudah mendapatkan gaji yang tinggi. Pegawai pajak diketahui menerima tunjangan tertinggi jika dibandingkan instansi pemerintah lainnya di seluruh Indonesia.

Mafia pajak seakan tidak pernah lekang meskipun reformasi birokrasi terus digalakkan. Tamak dan serakah menjadi sebutan yang cocok bagi Rafael Alun dan pegawai Kemenkeu nakal lainnya. Sekali lagi menunjukkan bahwa rasuah terjadi bukan karena kurang uang.

Untuk itulah, publik sangat berharap kepada KPK agar menjadikan kasus Rafael sebagai pintu masuk untuk memberantas korupsi di Kemenkeu. Apalagi pernah terungkap 69 pegawai Kemenkeu memiliki kekayaan tidak wajar. Begitu juga temuan sebanyak 134 pegawai Ditjen Pajak memiliki saham di 280 perusahaan yang mayoritas konsultan pajak harus juga ditelusuri.

Kasus ini semestinya menjadi kotak pandora bagi penegak hukum dapat memberantas dengan tuntas seluruh mafia yang berseragam pegawai pajak.



Berita Lainnya
  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.