Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Berbenah Atasi Sampah

22/2/2023 05:00
Berbenah Atasi Sampah
Ilustrasi MI(MI/Seno)

KEBERADAAN sampah ialah hal yang lumrah. Ia merupakan bagian dari peradaban manusia. Bagian dari aktivitas manusia. Mulai plastik pembungkus, kertas, kardus, sisa makanan, hingga limbah rumah tangga. Tidak ada satu pun negara yang bebas sampah. Persoalan utamanya ialah bagaimana mengelola sampah dengan baik dan benar sehingga tidak menghasilkan polusi dan emisi.

Itulah yang kini sedang diupayakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati kemarin, mereka jadikan momentum untuk melakukan Gerakan Bersih Sampah. Gerakan yang bertujuan mewujudkan target nol emisi (zero emission) dari sektor sampah ini sudah sepatutnya didukung dan diapresiasi.

Harus diakui, persoalan sampah di Indonesia belum sepenuhnya tertangani dengan baik. Selain dibuang sembarangan, pengelolaannya pun terkesan masih asal-asalan. Tidak sedikit warga yang suka membakar sampah. Padahal, tindakan semacam itu justru dapat menghasilkan emisi karbon yang juga berbahaya bagi kesehatan.

Persoalan sampah tidak dapat diatasi hanya dengan sekadar imbauan. Semua pendekatan, baik dari sisi kesehatan, lingkungan, teknologi, maupun budaya, harus dilibatkan, termasuk mengubah cara pandang masyarakat mengenai sampah.

Warga umumnya memandang sampah sebagai sesuatu yang jorok dan sumber penyakit sehingga sudah selayaknya dibuang atau dimusnahkan. Cara pandang seperti itu mungkin sudah saatnya diubah karena faktanya sampah juga dapat dikelola menjadi sesuatu yang bermanfaat, asalkan tahu caranya.

Oleh karena itu, keberadaan bank sampah yang umumnya dikelola ibu-ibu di lingkungan permukiman kiranya perlu diperbanyak. Mereka harus terus-menerus diedukasi tentang cara memilah dan memanfaatkan sampah di lingkungan sekitar.

Pembekalan pengetahuan semacam itu penting, setidaknya dapat mengatasi permasalahan sampah di sektor hulu. Pemanfaatan bank sampah kiranya juga dapat membantu untuk memenuhi target yang dicanangkan Kementerian LHK agar tidak ada lagi pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah pada 2030 nanti.

Selain edukasi, pengelolaan sampah juga dapat memanfaatkan kemajuan teknologi. Misalnya dengan memperbaiki truk pengangkut atau realisasi teknologi gasifikasi dan anaerobik. Apalagi, sekarang sudah banyak peneliti di berbagai perguruan tinggi yang mampu menghasilkan mesin ataupun metode pengelolan sampah yang ramah lingkungan. Tidak ada salahnya mereka dilibatkan dalam ‘jihad’ melawan sampah ini.

Selain memperkuat partisipasi publik, komitmen dan peran aktif produsen dan pelaku usaha dalam mengimplementasi bisnis hijau juga harus terus didorong sehingga sampah dapat dikelola menjadi bahan baku ekonomi yang bermanfaat, seperti pupuk dan energi. Membangun rantai nilai pengelolaan sampah di seluruh sektor merupakan sesuatu yang mutlak agar ia tidak melulu menghasilkan polusi dan mengotori wajah negeri.



Berita Lainnya
  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.