Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Memastikan Stabilitas

04/2/2023 05:00
Memastikan Stabilitas
Ilustrasi MI(MI/Duta)

ADA hukum tak tertulis bahwa ekonomi dan politik tak mungkin terpisahkan. Keduanya berkelindan dan saling memengaruhi. Jika ingin ekonomi tumbuh baik, politik harus baik. Pun sebaliknya.

Bagi kita, prinsip dasar itu kian relevan saat ini karena dua alasan. Pertama, karena kita sedang dan terus melakukan pemulihan ekonomi yang ambruk akibat pandemi covid-19. Kedua, meski pandemi nyaris usai, bukan berarti keadaan dipastikan baik-baik saja. Kita sudah memasuki tahun politik yang berpotensi mempersulit situasi.

Pemilu, utamanya Pilpres 2024, memang disebut pesta demokrasi. Yang namanya pesta identik dengan kegembiraan. Itulah idealnya, itulah yang kita harapkan. Namun, pemilu juga arena kompetisi yang identik dengan rivalitas. Celakanya lagi, di negeri ini persaingan bisa kebablasan, sarat dengan perselisihan, bahkan memantik permusuhan dan perpecahan.

Bukannya sukacita layaknya pesta, pemilu sebagai perwujudan demokrasi justru dapat menghadirkan ketakutan. Politik bisa bergolak, stabilitas sebagai syarat utama keberlangsungan pembangunan pun terancam.

Pada konteks itu, kita sepakat, amat sepakat, dengan penegasan Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia soal pentingnya stabilitas. Keduanya berbicara dalam Kuliah Umum Media Indonesia di Kompleks Media Group, Jakarta, kemarin. Sri Mulyani menyampaikan pemaparan bertajuk Kondisi Ekonomi dan Fiskal Indonesia di Tahun Politik. Adapun Bahlil memberikan kuliah umum berjudul Menggenjot Investasi di Tahun Sulit.

Sri Mulyani mengingatkan, Indonesia telah berulang kali menghelat pemilu sehingga sudah selayaknya pemilu tahun depan berlangsung lebih baik. Pemilu 2024 harus menjadi pesta demokrasi penuh kegembiraan, bukan perang demokrasi yang sarat pertengkaran dan pembelahan.

Sefrekuensi, Bahlil menyatakan tahun politik tak seharusnya membuat kegaduhan dan berujung pada instabilitas. Pemilu 2024 mesti menjadi ajang kompetisi yang bermartabat, yang berujung pada tetap terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa.

Stabilitas adalah keniscayaan. Ia tak bisa ditawar, pantang ditukar dengan apa pun, karena hanya dengan stabilitas, pemulihan dan pembangunan ekonomi bisa berlanjut di jalur yang benar.

Tanpa stabilitas, jangan harap investor mau berinvestasi. Tanpa stabilitas, jangan pernah punya asa pembangunan ekonomi sebagai instrumen untuk menyejahterakan rakyat sesuai yang kita harap.

Harapan dan peringatan Sri Mulyani dan Bahlil akan pentingnya stabilitas juga harapan kita semua. Sebagai asa bersama, ia harus diwujudkan bersama-sama. Sebagai regulator dan pengawas, misalnya, Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu harus memastikan pemilu berlangsung jujur dan adil untuk menutup celah perselisihan.

Sebagai peserta, para kontestan baik partai politik, calon anggota legislatif, maupun calon presiden dan wakil presiden wajib berkompetisi secara kesatria. Bersainglah dengan elegan, jangan gunakan segala cara.

Kepada pemerintah, sudah saatnya tegas menindak para pemancing permusuhan. Jangan biarkan mereka, termasuk buzzer-buzzer sontoloyo, yang terus saja melontarkan narasi-narasi kebencian dan adu domba.

Yakinlah, jika pemerintah tegas, jika KPU dan Bawaslu profesional, jika kontestan dan para elite bersikap dewasa, rakyat akan bersikap sama. Seperti kata Sri Mulyani, ini adalah negara kita sendiri, besar, kecil, jatuh, bangun, rusak, maju, tergantung kita. Kitalah yang harus menciptakan stabilitas agar politik baik, ekonomi juga baik.



Berita Lainnya
  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.