Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Menyalakan Spirit ASEAN

30/1/2023 05:00
Menyalakan Spirit ASEAN
Ilustrasi MI(MI/Duta)

ASEAN dituntut untuk terus berkembang dan mandiri. Mampu bermetamorfosis dari sekadar organisasi negara-negara di kawasan Asia Tenggara menjadi sebuah komunitas yang modern, kuat, dan tangguh untuk berperan menjaga stabilitas dan perdamaian, tidak hanya di kawasan, tapi juga global.

Sejumlah permasalahan yang tak kunjung tuntas membuat kapabilitas dan kredibilitas organisasi ini dipertanyakan. Mulai dari berlarut-larutnya penyelesaian kudeta militer di Myanmar hingga masih belum bulatnya konsensus para anggota dalam menyikapi konflik Laut China Selatan.

Tahun ini, Indonesia untuk keempat kalinya akan menyandang status Ketua ASEAN setelah pada 1976, 2003, dan 2011. Indonesia diharapkan mampu menjadi lokomotif untuk membawa ASEAN sebagai organisasi yang efektif berperan bagi stabilitas dan perdamaian di kawasan.

Tentunya dengan tantangan yang bukan hanya dua persoalan stabilitas dan geopolitik di kawasan, tapi juga ancaman resesi global akibat ketidakpastian ekonomi tengah mengintai di sektor perekonomian. Belum lagi upaya pemulihan pascapandemi covid-19 yang menyandera tiga tahun terakhir.

Indonesia telah memulai tanggung jawab sebagai ketua, ditandai dengan penabuhan rebana oleh Presiden Joko Widodo dalam rangkaian acara Kick Off Keketuaan ASEAN 2023.

Indonesia diharapkan mampu membawa ASEAN semakin relevan bagi dunia. ASEAN yang terus menjadi pusat pertumbuhan dengan masyarakatnya yang memiliki resiliensi dan berdaya.

Mengusung tema ASEAN Matters: Epicentrum of Growth, keketuaan Indonesia akan fokus pada penguatan ekonomi kawasan yang tumbuh cepat, inklusif, dan berkelanjutan, serta dapat bertransformasi menjadi kawasan yang berkomitmen pada tujuan pembangunan berkelanjutan.

Yang utamanya dalam proses pemulihan ekonomi, Indonesia perlu mendorong pembangunan kembali pertumbuhan regional, konektivitas, dan daya saing, serta memperkuat ketahanan pangan dan keuangan dengan memastikan rantai pasok pangan.

Bermodal pengalaman sukses dalam presidensi G-20, Indonesia diharapkan akan mampu dan punya potensi memimpin upaya pemulihan ekonomi dan kehidupan di kawasan pascapandemi covid-19. Apalagi ekonomi dalam negeri yang tumbuh impresif memperkuat optimisme dalam keketuaan Indonesia di ASEAN.

Jika sektor ekonomi optimismis bakal pulih, persoalan geopolitik kawasan dan penyelesaian krisis keamanan berkepanjangan bagi rakyat Myanmar masih jauh panggang dari api.

Sejauh ini, ASEAN tak bisa berbuat banyak atas sikap junta yang tidak berminat mengikuti konsensus yang terdiri atas lima poin.

Konsensus Lima Poin menyerukan penghentian kekerasan, dialog dengan semua pemangku kepentingan, menunjuk utusan khusus untuk memfasilitasi mediasi dan dialog, mengizinkan ASEAN untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga Myanmar, serta mengizinkan utusan khusus ASEAN untuk mengunjungi dan bertemu dengan pemangku kepentingan di Myanmar.

ASEAN seolah memble alias tidak memiliki taring untuk mendesak junta militer Myanmar menjalankan konsensus. Dengan demikian, Indonesia perlu strategi membalikkan pesimisme dalam menghadapi junta militer Myanmar agar mematuhi konsensus.

Penyelesaian krisis keamanan di Myanmar akan menjadi legitimasi penting bagi peran ASEAN di kawasan sebelum menjangkau peran yang lebih luas di global. Menjadi pembuktian apakah benar-benar berdaya di kawasan, alih-alih terus membiarkan diintervensi kekuatan geopolitik global.



Berita Lainnya
  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.