Headline

Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.

Penggalian Keadilan Persidangan Sambo

18/10/2022 05:00
Penggalian Keadilan Persidangan Sambo
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

KASUS pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J telah bergulir lebih dari tiga bulan. Kemarin, persidangan perdana dengan agenda pembacaan dakwaan telah digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam pembacaan dakwaan, sejumlah fakta penting mulai terkuak. Misalnya, jaksa menyebut tembakan pamungkas dari terdakwa Ferdy Sambo yang membuat nyawa Brigadir J melayang. Juga peran istri Sambo, Putri Candrawathi, yang didakwa aktif terlibat dalam rencana pembunuhan Brigadir J.

Dalam persidangan perdana tersebut, Sambo yang diberhentikan secara tidak hormat dari Korps Bhayangkara pada Agustus 2022 didakwa dengan pembunuhan berencana, pelanggaran yang dapat membawanya pada hukuman mati. Ia juga didakwa sebagai otak atas perbuatan menghalangi proses hukum.

Terdakwa Sambo didakwa dengan pasal kumulatif oleh jaksa penuntut umum, di antaranya Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana subsider 338 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 dan Pasal 56. Selain itu, Pasal 49 UU ITE terkait obstruction of justice atau menghalang-halangi proses hukum.

Ferdy Sambo didakwa telah memerintahkan salah seorang anak buahnya, Richard Eliezer, untuk menembak Brigadir J sebelum menembakkan peluru terakhir ke belakang kepala Brigadir J dan menembakkan senjatanya ke dinding untuk menciptakan skenario baku tembak.

Pihak Sambo mengatakan motifnya ialah Brigadir J yang merupakan ajudan mantan Kadiv Propam itu diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi. Adapun benar tidaknya pelecehan seksual itu masih perlu dibuktikan dalam pengadilan.

Selain Sambo dan istrinya, dakwaan juga akan dibacakan kepada Ricky Rizal Wibowo dan Kuat Ma'ruf, serta Richard Eliezer yang dipisahkan perkaranya.

Namun, dakwaan jaksa langsung disanggah secara kontan oleh penasihat hukum Ferdy Sambo dengan pembacaan eksepsi. Tim pengacara berkukuh bahwa kejadian diawali dengan pelecehan seksual. Mereka juga berupaya menegaskan bahwa Sambo tidak turut menembak Brigadir J dan membuat skenario tembak-menembak untuk menyelamatkan Richard.

Narasi-narasi berseberangan inilah yang nantinya akan diuji dalam persidangan-persidangan selanjutnya. Peran majelis hakim akan sangat sentral untuk menegakkan hukum demi terwujudnya keadilan. Berharap hakim dapat menilai dengan jeli peristiwa tersebut, dari BAP hingga pembuktian di persidangan.

Tentu harapan pun digantungkan di pundak para jaksa penuntut umum agar mampu mengungkap kasus ini secara terang benderang dan jujur, sebab jaksa melakukan tuntutan yang mampu mewakili rasa keadilan publik serta harus sesuai dengan bukti dan keterangan yang diperoleh.

Giliran jaksa penuntut umum kini yang bertugas membuktikan dan meyakinkan majelis hakim bahwa terdakwa dengan sadar telah melakukan perencanaan pembunuhan.

Setelah itu biarkan keputusan yang ada di tangan majelis hakim diambil secara objektif dan menjunjung rasa keadilan. Untuk itulah, keluarga dan masyarakat harus bersama-sama mengawal jalannya persidangan demi tegaknya hukum yang bisa memberikan efek jera pelakunya dan pembelajaran semua pihak.



Berita Lainnya
  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.