Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KAUM muslimin di seluruh dunia akan merayakan Idul Adha atau Hari Raya Kurban 1443 Hijriah. Sebagian umat menunaikan ibadah salat Idul Adha pada hari ini dan sebagian yang lain akan melakukannya besok, Minggu (10/7). Para jemaah haji di Arab Saudi, kemarin, juga sudah melaksanakan wukuf di Arafah sebagai rangkaian wajib ibadah haji.
Spirit yang selalu dijunjung dalam peringatan Idul Adha ialah pengorbanan, keikhlasan, dan ketakwaan dalam derajat yang tertinggi. Spirit tersebut merupakan pengejawantahan makna dari kisah tentang pengorbanan luar biasa yang dilakukan Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail. Kisah itu sesungguhnya menggambarkan puncak dari nilai-nilai kepatuhan, keikhlasan, dan ketakwaan seorang hamba terhadap Tuhannya.
Harus diakui, spirit pengorbanan dengan bobot sekaliber Ibrahim saat menyembelih Ismail merupakan amal teramat langka dalam konteks kekinian. Hal-hal yang menyangkut pengorbanan telah banyak hilang digantikan dengan spirit mengabdi kepada motif mendapatkan keuntungan, yang kerap kali bahkan sampai meminggirkan kemanusiaan.
Di satu sisi ikatan-ikatan sosial mengendur, di sisi lain cengkeraman kepentingan individu malah kian menguat. Perayaan Idul Adha sejatinya ialah momentum untuk menumbuhkan kembali spirit pengorbanan demi menautkan kembali ikatan-ikatan yang mengendur, bahkan terlepas tersebut.
Semangat itu menjadi sangat penting saat ini, terutama ketika belakangan situasi negara dan bahkan dunia sedang tidak baik-baik saja. Pandemi memang tak lagi menjadi faktor utama. Namun, manakala efek hantaman pandemi belum pulih benar dan langsung disusul konflik berujung perang antara Rusia-Ukraina, pada saat itulah titik awal krisis dunia yang lebih besar lagi.
Perang sangat mungkin memantik krisis pangan dan energi yang lebih masif. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahkan sudah memperingatkan perang Rusia-Ukraina dapat menyebabkan krisis pangan global tidak hanya sebentar, tapi selama bertahun-tahun. Ketahanan pangan dan ketahanan energi setiap negara pun bakal diuji, termasuk Indonesia.
Tanda-tanda menuju krisis yang lebih besar sudah terlihat. Harga minyak dunia naik dua kali lipat jika dibandingkan dengan harga pada situasi normal menjadi US$110-US$120 per barel. Harga pangan juga rata-rata meningkat 30%-50%. Di sisi lain, nilai tukar dolar Amerika Serikat terus menguat, yang menyebabkan kurs rupiah melemah ke level 15 ribu per dolar AS.
Dalam konteks Indonesia, kondisi tersebut tentu bakal melonjakkan nilai subsidi, terutama subsidi energi. Kian besar subsidi, artinya kian besar pula APBN kita bakal tergerus. Lantas, sampai kapan APBN kuat menanggungnya? "Ini kita masih kuat dan kita berdoa supaya APBN tetap kuat memberi subsidi. Kalau sudah tidak kuat, mau gimana lagi?" ucap Presiden Joko Widodo saat puncak peringatan Hari Keluarga Nasional di Medan, Sumatra Utara, Kamis (7/7).
Oleh karena itu, peringatan Idul Adha ialah kesempatan bagi kita semua untuk memperlihatkan solidaritas sosial sekaligus meneguhkan spirit untuk berkorban bagi orang lain, spirit untuk berkorban bagi sesama. Hari Raya Kurban mesti dimaknai sebagai kerelaan berkorban untuk saling membantu serta membuang jauh-jauh egosentrisme.
Jangan selalu menuntut pada negara dan pemerintah. Mulailah dari sendiri. Kaum berpunya semestinya menahan diri untuk tidak mencaplok subsidi yang sejatinya ditujukan untuk kaum yang tidak punya. Pun menahan diri untuk tidak boros, tidak belanja konsumsi yang berlebihan, tapi makin memperbanyak berbagi.
Sekali lagi, sudah sepatutnya kita mengambil hikmah atas hakikat Idul Adha. Inilah momentum untuk menggelorakan semangat berkorban dan berbagi demi membangun bangsa.
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved