Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Darurat Penyakit Kuku dan Mulut

02/7/2022 05:00
Darurat Penyakit Kuku dan Mulut
Ilustrasi MI(MI/Seno)

 

PEMERINTAH melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan status penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sebagai keadaan tertentu darurat. Belum sampai bencana, tetapi sudah dalam kondisi darurat.

Penyakit yang terutama menjangkiti ternak sapi tersebut telah menulari tidak kurang dari 298.474 hewan ternak di 223 kabupaten/kota. Wilayah penyebaran PMK sudah menjangkau setidaknya 19 provinsi.

Itu data resmi pemerintah. Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) mengklaim jumlah hewan ternak yang terpapar PMK jauh lebih banyak ketimbang yang terungkap oleh data tersebut. Bahkan, jumlahnya bisa mencapai sepuluh kali lipat.

Kasus di lapangan memang sangat mungkin jauh lebih banyak daripada data resmi yang terekam karena sifat PMK yang mudah menular. Seperti halnya covid-19, khususnya di masa-masa awal penyebaran, pengetesan kasus terhitung lamban jika dibandingkan dengan laju penularan.

Akibatnya, kasus PMK yang tercatat saat ini layaknya puncak gunung es. Hanya itu yang terlihat, sedangkan jumlah kasus yang riil tidak gamblang terlihat.

PMK memang tidak berbahaya bagi manusia. Akan tetapi, PMK jelas mematikan bagi hewan ternak hingga merugikan peternak. Sejauh ini saja, menurut Ombudsman RI, potensi kerugian peternak akibat penyebaran PMK mencapai lebih dari Rp250 miliar. Kerugian akan kian membengkak jika penyebaran PMK tidak segera terbendung.

BNPB menyatakan langkah-langkah mengatasi wabah PMK mencontoh penanganan pandemi covid-19. Satuan Tugas (Satgas) Nasional Penanganan PMK yang mengintegrasikan sejumlah lembaga di bawah koordinasi BNPB bergerak dengan berbasiskan pengetesan.

Bila demikian, pengetesan hewan ternak dari paparan PMK mesti dimasifkan seiring dengan percepatan vaksinasi. Hewan ternak tidak bisa berbekal hasil tes dua hari yang lalu, apalagi sepekan yang lalu untuk bisa disebut sehat.

Kegentingan wabah PMK ini juga karena bertepatan dengan menjelang Hari Raya Idhu Adha. Berbeda dengan penanganan covid-19, pemerintah tidak dapat menganjurkan 'di rumah saja'.

Maka, ketika hewan-hewan ternak dimobilisasi dari peternakan-peternakan untuk dijual sebagai hewan kurban, tiap mereka rawan menjadi agen penular PMK. Di sini kesigapan karantina dan pengetesan hewan ternak di tiap tahapan pemindahan sangat diperlukan.

Tidak ada salahnya pula mewajibkan peternak dan pedagang hewan kurban menyertakan surat bebas PMK dengan tes yang dilakukan 1x24 jam sebelum hewan ternak berpindah tangan. Hanya dengan pengetesan yang kerap dan masif, pencegahan penularan menjadi lebih efektif.

Peran pemerintah daerah krusial dalam memastikan prosedur pencegahan dan pengobatan PMK dipatuhi peternak dan pedagang. Dalam Keputusan Kepala BNPB Nomor 47 Tahun 2022 tentang Penetapan Status Keadaan Tertentu Darurat PMK juga disebutkan bahwa kepala daerah dapat menetapkan status darurat PMK untuk percepatan penanganan penyakit tersebut.

Biaya penanganan PMK dibebankan pada APBN, dana siap pakai pada BNPB, serta sumber lainnya yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan peraturan perundangan-undangan.

Dengan pengalaman penanganan covid-19 di Tanah Air, yang boleh dibilang sukses untuk saat ini, kita berharap satgas mampu segera menyudahi wabah PMK. Jangan sampai Indonesia berubah menjadi pencetus pandemi berikutnya.



Berita Lainnya
  • Mengawal Fajar Baru Perlindungan Anak

    28/3/2026 05:00

    MULAI hari ini, 28 Maret 2026, jagat digital Indonesia memasuki babak baru yang krusial.

  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.