Headline

Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.

Teladan Demokrasi dan Keterbukaan

24/6/2022 05:00
Teladan Demokrasi dan Keterbukaan
(MI/Duta)

 

POLITIK itu cair dan dinamis. Tidak ada mitra yang abadi, pun tidak ada rival yang abadi. Ungkapan-ungkapan tersebut menggambarkan pergerakan partai politik yang kini mulai intens menjajaki pembentukan koalisi di Pemilu 2024.

Bisa jadi dalam pemilu sebelumnya mereka berada di koalisi yang berseberangan. Namun, pintu selalu terbuka untuk duduk dalam satu perahu demi memenangi kompetisi mendatang.

Tokoh-tokoh parpol saling mengunjungi untuk berdiskusi dan mencari kesamaan pandangan sebagai dasar kerja sama yang lebih konkret. Melalui pertemuan-pertemuan mereka, parpol memperlihatkan proses rekrutmen kepemimpinan nasional kepada publik. Ini sesuai dengan amanat Undang-Undang No 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik.

Undang-Undang Partai Politik tegas memerintahkan parpol melakukan rekrutmen, baik bakal calon presiden dan wakil presiden maupun bakal calon pasangan kepala daerah secara demokratis dan terbuka. Rekrutmen dilakukan terhadap warga negara Indonesia.

Sesuai ketentuan Pasal 29 Undang-Undang Parpol, penekanan syarat rekrutmen itu dibedakan dengan rekrutmen anggota DPR dan anggota parpol. Dalam rekrutmen anggota DPR, parpol ditekankan untuk melakukan seleksi kaderisasi secara demokratis dan tidak menyebut unsur keterbukaan. Untuk rekrutmen anggota parpol, tidak ada ketentuan khusus.

Kebetulan hampir seluruh parpol yang menjadi peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 harus berkoalisi dengan partai lain untuk memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden. Dalam penjajakan koalisi itulah, parpol berpeluang besar buka-bukaan.

Beberapa di antaranya sudah siap dengan sosok-sosok bakal capres dan cawapres untuk ditawarkan. Ada yang memakai patokan aspirasi publik lewat berbagai survei politik untuk memilih sosok kandidat capres.

Bagaimana dengan parpol yang bisa mengusung capres sendirian? Sama saja. Mereka wajib memenuhi syarat rekrutmen bakal capres dan capres, serta kepala daerah yang demokratis dan terbuka karena mereka juga terikat UU Parpol.

Kepemimpinan nasional memang melalui proses perekrutan yang utamanya dilakukan parpol. Akan tetapi, siapa pun yang terpilih dengan meraih suara terbanyak dari rakyat dalam pemilu nantinya adalah milik rakyat, bukan milik parpol.

Berbeda dengan ketua umum parpol, tanggung jawab pemimpin nasional adalah kepada rakyat, tidak pada partai yang mengusungnya. Dengan begitu, kepentingan rakyat selalu berada di atas kepentingan partai, golongan, dan pribadi.

Silaturahim partai-partai perlu dilihat sebagai sebuah proses politik yang positif sekaligus memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Spirit demokrasi dan keterbukaan harus senantiasa mengiringi gerak langkah parpol.

Lebih jauh, silaturahim politik yang cair merupakan sebuah panggung yang turut merelaksasi hubungan di akar rumput. Ketika pemilu berlangsung, rakyat mungkin saja terbelah oleh pilihan suara mereka.

Akan tetapi, begitu pemilu usai dan pemimpin nasional ditetapkan, rakyat kembali bersatu dan bahu-membahu mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan. Berlarut-larut dalam sekat-sekat dan keterbelahan hanya akan menghambat kemajuan bangsa. Rakyat sendiri yang merugi.

Parpol seyogianya menjadi yang paling depan memberikan keteladanan praktik demokrasi yang sehat. Singkirkan ego, kedepankan keterbukaan, perkuat kerja sama yang positif, dan berkompetisi secara sportif. Rakyat akan mengikuti.



Berita Lainnya
  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.