Headline

Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.

Gerak Cepat Vaksinasi PMK

21/6/2022 05:00
Gerak Cepat Vaksinasi PMK
Ilustrasi MI(MI/Seno)

 

PENYEBARAN penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak terus meluas. Penyakit itu telah menyebar di 19 provinsi dengan potensi penularan diperkirakan mencapai ratusan ribu ternak. Vaksinasi mengatasi penyebaran pun harus segera dilakukan oleh pemerintah.

PMK memang tidak menular kepada manusia. Namun, ia berpotensi banyak menimbulkan masalah pada sisi bisnis hewan ternak dan industri produk-produk turunannya.

Penyebaran yang cepat dari wabah PMK ini, jika tidak ditangani segera, akan menimbulkan risiko dampak kerugian cukup serius, terutama dalam aspek ekonomi. Sebab, penurunan nilai jual dan produk hewan ternak bisa terjadi, serta pembiayaan untuk pengendaliannya.

Tidak kurang dari 48 juta ekor hewan ternak di seluruh Indonesia yang berpotensi terancam. Jadi, kalau PMK tidak teratasi, akan menjadi kerugian yang tak ternilai, baik yang diternakkan dalam skala kecil perorangan maupun skala besar yang dikelola sebagai industri peternakan.

Untuk itulah, gerak cepat pemerintah untuk mempercepat pengadaan vaksin dalam jumlah besar patut diapresiasi. Saat ini yang sudah diimpor sebanyak 3 juta dosis vaksin, 800 ribu dosis telah tiba di Tanah Air, sedangkan yang 2,2 juta dosis sedang proses refocusing untuk pembiayaan anggarannya.

Hadirnya vaksin ini tentu mesti disambut dengan sigap melalui kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, crisis center, dan pihak terkait. Dengan begitu, mereka mampu mempersiapkan penyuntikan sekaligus melakukan pengobatan secara maksimal.

Tim Pengendalian dan Penanganan PMK yang dijembatani oleh Kementerian Pertanian dan didukung BNPB ataupun kementerian/lembaga terkait lainnya juga telah dibentuk untuk menekan peningkatan dan mencegah meluasnya PMK. Pemerintah tengah berupaya pula mempercepat pendistribusian vaksin ke sejumlah daerah.

Total dibutuhkan sekitar 28 juta dosis vaksin untuk mencapai kekebalan kelompok. Untuk melaksanakan program vaksinasi tersebut, sekitar 1.872 tenaga medis dan 4.421 paramedis sudah siap bekerja.

Sampai dengan 18 Juni, tercatat infeksi PMK ini telah menyebar ke 19 provinsi dan 199 kabupaten/kota. Jumlah kasus sakit sebanyak 184.646 ekor, sembuh 56.822 ekor (30,77%), pemotongan bersyarat 1.394 ekor (0,75%), kematian 921 ekor (0,50%), dan yang sudah divaksinasi sebanyak 51 ekor.

Mantan Wakil Menteri Pertanian Bayu Khrisnamurti mengungkapkan bahwa setiap 1.000 ekor sapi yang mati akibat penyakit PMK diperkirakan akan menimbulkan kerugian ekonomi sekitar Rp110 miliar-Rp120 miliar. Angka ini termasuk kerugian atas sapi yang mati itu sendiri, sapi lain yang berkurang produktivitasnya, biaya untuk biosecurity, vaksin, serta penanganan ekstra pada sistem kesehatan secara keseluruhan.

Tidak hanya terkait ekonomi, pengendalian penyakit ini juga sungguh mendesak terkait datangnya perayaan Idul Adha yang membutuhkan hewan kurban dalam kuantitas besar. Jumlahnya sekitar 1,7 juta ekor yang terdiri atas sapi, kerbau, kambing, dan domba.

Kegentingan menjelang Hari Raya Kurban inilah yang perlu mendapat antisipasi cepat. Pemantauan dan pengecekan hewan kurban mesti diperketat, bahkan kalau perlu dikarantina. Pastikan hewan tersebut sudah memiliki izin kesehatan dan bebas dari PMK.



Berita Lainnya
  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.