Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHAPAN Pemilu 2024 semakin dekat. Elite politik mulai lebih intens bergerak untuk membangun kekuatan sebagai modal bertarung di ajang pemilihan presiden. Ada yang melangkah bersama gerbong partai, ada pula yang bergerilya sendiri karena belum mendapat sokongan parpol.
Serangkaian pertemuan para elite dan tokoh partai pun berlangsung beberapa waktu lalu. Kebetulan, momennya bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri sehingga mereka bisa menggunakan kata silaturahim sebagai selubung.
Sebetulnya wajar saja bila parpol dan elite bergiat menjajaki kolaborasi kekuatan atau mencoba meraih simpati kubu-kubu kantong suara. Justru bila calon definitif yang akan diusung parpol cepat tampak, rakyat punya kesempatan lebih dini untuk menilai dan menimbang pilihan.
Meski begitu, pergerakan untuk membangun kekuatan menghadapi pemilu membutuhkan energi yang tidak sedikit. Bahkan dapat menyedot sebagian besar waktu yang dimiliki elite yang terlibat.
Kekhawatiran muncul, khususnya terhadap para menteri yang sudah mendeklarasikan diri untuk maju ke pilpres maupun berambisi maju dengan modal elektabilitas hasil survei. Mereka dikhawatirkan akan sibuk berupaya membangun citra dan meraih simpati pemilih.
Setidaknya ada dua menteri yang telah ditetapkan untuk diusung partai, yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Selain itu, menteri-menteri lain yang namanya digadang-gadang untuk maju ke pilpres ialah Menteri BUMN Erick Thohir dan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno.
Kesibukan membangun citra diri untuk pilpres sangat mungkin membuat pekerjaan dan tugas sebagai menteri cenderung terkesampingkan. Maka, Presiden Joko Widodo lantas mewanti-wanti agar para pembantunya di pemerintahan fokus bekerja pada tugas masing-masing di tengah tahapan pemilu serentak 2024 yang dimulai pada pertengahan tahun ini.
Pekerjaan menteri tidak enteng. Pemerintahan Jokowi masih harus menanggung beban kerja yang berat dalam pemulihan perekonomian dan penghidupan masyarakat dari dampak pandemi covid-19.
Di sisi lain, tidak bisa dimungkiri ada potensi konflik kepentingan dalam gerak langkah menteri yang hendak nyapres. Konflik kepentingan membuat batas antara melaksanakan tugas murni sesuai tuntutan tanggung jawab sebagai pejabat dan melaksanakan tugas sekaligus memoles citra di hadapan pemilih.
Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan mendefinisikan konflik kepentingan itu sebagai kondisi pejabat yang memiliki kepentingan pribadi untuk menguntungkan diri sendiri dan/atau orang lain dalam penggunaan wewenang. Konflik kepentingan dapat memengaruhi netralitas dan kualitas keputusan dan/atau tindakan yang dibuat dan/atau dilakukannya.
Di sini kiranya Presiden Jokowi perlu lebih tegas mengomunikasikan instruksi agar jajarannya tetap fokus bekerja, alih-alih sibuk bersolek untuk pilpres. Bagaimanapun kelurusan perilaku para menteri juga bergantung pada ketegasan presiden sebagai atasan.
Alangkah baiknya pula jika menteri-menteri yang sudah menetapkan keinginan untuk maju pilpres mundur dari jabatannya di pemerintahan. Itu akan lebih elok.
Sikap tersebut sekaligus menunjukkan karakter yang kuat sebagai negarawan untuk senantiasa menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi atau golongan. Sebuah karakter yang selayaknya dimiliki seorang kepala negara.
Artinya, menteri yang bersangkutan menyadari adanya potensi konflik kepentingan dan tidak ingin terjebak pada area abu-abu. Mereka sadar betul kesibukan sebagai kandidat capres bisa mengorbankan kinerja sebagai menteri.
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved