Headline

Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.

Penerapan WFH Memanjakan ASN

09/5/2022 05:00
Penerapan WFH Memanjakan ASN
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

PEMERINTAH mengimbau penerapan sistem bekerja dari rumah (work from home/WFH) untuk aparatur sipil negara (ASN) selama satu minggu ke depan mulai hari ini. Imbauan itu dikeluarkan untuk mengurai kepadatan saat arus balik Lebaran.

Mestinya pegawai pemerintah kembali bekerja di kantor masing-masing mulai hari ini. Mereka sudah menikmati hari libur Idul Fitri pada 2-3 Mei dan cuti bersama pada 29 April dan 4-6 Mei 2022. Kalau ada kemauan yang kuat untuk bekerja, mestinya tidak ada alasan untuk menambah libur dibungkus dengan WFH.

Imbauan penerapan bekerja dari rumah pertama kali diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Bali pada Kamis (5/4). Listyo mengimbau perusahaan swasta dan instansi pemerintah berlakukan WFH untuk mengurangi kepadatan saat arus balik.

Dalam mendukung imbauan Kapolri, pada Jumat (6/5), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo memberikan arahan kepada seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) agar mengatur jadwal WFH di instansi masing-masing.

Imbauan pemerintah itu terkesan tergesa-gesa sebab sebagian pemudik sudah balik ke tempat tinggal mereka. Faktanya, pada Sabtu (7/5), sebanyak 170.078 kendaraan kembali ke Jabodetabek dari dari arah timur (Surabaya, Solo, Semarang, Cirebon, dan Bandung) mencapai 170.078 kendaraan. Angka itu naik 159% dari normal 2021, atau naik 2,2% dari Lebaran 2019.

Meski demikian, penerapan WFH juga dinilai sebagai ide yang baik setelah para ASN dan keluarga mereka kembali dari kampung halaman. Mengingat covid-19 belum hilang sepenuhnya dari Indonesia, sistem kerja dari rumah bisa dijadikan kesempatan untuk isolasi mandiri selama beberapa hari ke depan.

Berdasarkan arahan Tjahjo, pegawai pemerintah akan menjalankan WFH mulai hari ini sampai Jumat (13/5) dan kembali bekerja di kantor mulai Senin (16/5).

Harus tegas dikatakan bahwa PNS terlalu dimanjakan. Setelah menikmati libur Idul Fitri dan cuti bersama, masih diberi kemudahan untuk bekerja dari rumah. Padahal, kalau saja pemerintah tegas bersikap, tidak ada alasan bagi mereka untuk berlama-lama di kampung halaman.

Mestinya pegawai pemerintah menjadi pelopor menjalankan imbauan Presiden Joko Widodo pada 3 Mei. Saat itu Presiden mengimbau masyarakat untuk pulang mudik lebih awal agar terhindar dari kepadatan di arus balik.

Bukannya bersikap tegas, pemerintah malah terkesan mengalah dengan alasan kemacetan lalu lintas arus balik. Apalagi sebelumnya, pemerintah juga memperpanjang libur sekolah di tiga provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Perpanjangan dilakukan selama tiga hari, yakni 9-11 Mei 2022. Oleh karena itu, pelajar di ketiga provinsi tersebut baru masuk sekolah mulai Kamis (12/5).

Penerapan WFH di instansi pemerintah jangan sampai mengganggu pelayanan, urusan administrasi, serta layanan pemerintahan lainnya. Tugas utama pemerintah ialah melayani masyarakat.

Bisa saja pemerintah berkilah bahwa Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik memungkinkan aparatur sipil negara bekerja tanpa batas ruang. Akan tetapi, harus jujur diakui, belum semua layanan publik bisa dilakukan secara daring (online). Mungkin lebih dari separuh warga masih membutuhkan layanan berbasis luring (offline).

Nasi sudah jadi bubur, pemerintah sudah telanjur mengambil kebijakan penerapan sistem bekerja dari rumah selama satu minggu ke depan. Kiranya pelayanan publik yang dilakukan para amtenar setelah kembali bekerja di kantor menjadi lebih produktif.



Berita Lainnya
  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.