Headline

Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.

Urai Kepadatan Arus Balik

06/5/2022 05:00
Urai Kepadatan Arus Balik
(MI/Duta)

 

RANGKAIAN kegiatan mudik Lebaran sudah mendekati akhir. Pemerintah bersama para petugas di lapangan sebagai kepanjangan tangan masih menghadapi satu lagi tantangan pengelolaan mudik, berupa puncak arus balik.

Besok hingga lusa, Minggu (8/5), volume arus kendaraan dan penumpang yang kembali dari kampung halaman diperkirakan mencapai puncaknya. Pemerintah mesti siap dengan antisipasi yang lebih baik ketimbang ketika menangani arus mudik yang baru lalu.

Ada sejumlah pembelajaran yang dipetik dari penanganan arus mudik. Pertama, pentingnya melonggarkan pilihan waktu pemudik untuk bertolak kembali menuju kota domisili. Ada dua batasan yang menjadi pertimbangan pemudik, yakni hari pertama kerja dan hari pertama masuk sekolah.

Pemerintah telah menetapkan hari pertama kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintahan lainnya jatuh pada Senin (9/5) mendatang. Jadwal mulai masuk sekolah di berbagai daerah juga pada hari tersebut.

Ketika keduanya berlangsung bersamaan, bisa dipastikan pemudik akan menumpuk pada H-2 hingga H-1 pertama kerja dan sekolah. Hal itu disadari sejumlah pemerintah daerah. Pemprov Jawa Barat lantas berinisiatif memundurkan waktu siswa mulai masuk sekolah menjadi Kamis (12/5).

Pemprov DKI Jakarta sudah lebih dulu mengantisipasi sejak awal dengan menetapkan hari pertama masuk sekolah tidak bersamaan dengan hari pertama kerja. Antisipasi tersebut memberikan alternatif pilihan waktu balik bagi pegawai yang mengambil cuti.

Pelajaran kedua menyangkut manajemen arus kendaraan di pelabuhan penyeberangan. Berdasarkan data ASDP, pergerakan penumpang di Pelabuhan Merak mencapai sekitar 37 ribu kendaraan pada Jumat (29/4). Jumlah itu lebih tinggi daripada jumlah penumpang mudik pada 2019 yang mencatatkan rekor sekitar 28 ribu kendaraan dalam sehari.

Penumpukan kendaraan dan penumpang menciptakan kemacetan yang parah di periode puncak mudik tersebut. Antrean kendaraan mencapai 5 kilometer. Tentu saja hal itu jangan sampai terulang ketika arus balik.

Kita apresiasi Kementerian Perhubungan yang membuka pelabuhan alternatif untuk mengurangi kepadatan penyeberangan dari Sumatra ke Jawa yang terpusat di Pelabuhan Bakauheni. Masyarakat dapat memanfaatkan Pelabuhan Panjang pada periode arus balik.

Di saat bersamaan, rekayasa lalu lintas berupa pembatasan ganjil-genap, satu arah, hingga sistem buka-tutup tol tetap diberlakukan dengan menyesuaikan situasi di lapangan. Namun, yang masih perlu ditekankan, informasi tentang kondisi arus kendaraan, rekayasa lalu lintas, hingga rute-rute alternatif mesti disebar secara lebih masif.

Kemacetan parah di Tol Cipali pada puncak arus mudik, Jumat, turut memberikan pembelajaran tentang pentingnya informasi kondisi arus kendaraan. Kanal-kanal seperti SMS blast dapat dipakai untuk menyebarkan informasi lalu lintas, di samping melalui aplikasi peta rute.

Meski begitu, antisipasi bukan melulu tanggung jawab pemerintah dan petugas di lapangan. Pemudik juga harus bijak mempertimbangkan waktu balik dan melakukan persiapan.

Kendaraan yang dipakai harus dalam kondisi prima. Jangan sampai mengalami gangguan di jalan sehingga ikut menjadi biang kemacetan. Jangan pula segan keluar dari tol ketika infomasi menunjukkan potensi kemacetan panjang.

Terakhir, yang paling penting, tiap pemudik, operator transportasi, hingga petugas lalu lintas wajib senantiasa mengutamakan keselamatan. Selamat datang kembali dan kembalilah dengan selamat.



Berita Lainnya
  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.