Headline

Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.

Setop Kejar Untung di Atas Derita Rakyat

03/5/2022 05:00
Setop Kejar Untung di Atas Derita Rakyat
(ANTARA/MAKNA ZAEZAR )

HARGA minyak goreng mulai berangsur turun. Stok minyak goreng juga membanjiri pasar modern dan pasar tradisional. Kebijakan sapu jagat Presiden Joko Widodo ternyata ampuh melindungi rakyat.

Sudah empat bulan rakyat menjerit akibat harga minyak goreng membubung tinggi dan stok langka di pasaran. Gonta-ganti kebijakan pemerintah juga tidak mampu meredam gejolak minyak goreng. Karena itulah Presiden Jokowi terpaksa mengambil kebijakan tegas dan berani yang disebut sebagai kebijakan sapu jagat.

Presiden Jokowi melarang ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng sejak 28 April 2022. Keputusan itu ditempuh dalam rangka penyediaan minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liter di seluruh Indonesia. Keputusan yang sesungguhnya berpihak kepada masyarakat kendati dicibir para pengamat.

Larangan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein, dan Used Cooking Oil.

Pemerintah sangat menyadari bahwa keputusan yang diambil itu memang menimbulkan dampak negatif karena berpotensi mengurangi produksi, hasil panen petani yang tidak terserap. Akan tetapi, apa pun dampak yang ditimbulkan, demi keperpihakan yang nyata kepada masyarakat, pemerintah harus menempuhnya.

Agar kebijakan yang bersifat sementara itu segera direvisi, perlu ada kesadaran industri minyak sawit. Kiranya pengusaha tidak mengejar keuntungan di atas penderitaan rakyat.

Mestinya pengusaha malu karena di Indonesia, negara penghasil sawit terbesar di dunia, justru harga minyak goreng selangit dan stoknya hilang dari pasaran.

Sudah saatnya negara membenahi secara menyeluruh persoalan minyak sawit mulai dari hulunya. Ada ketimpangan kepemilikan lahan kelapa sawit.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2020, penguasaan luas areal perkebunan sawit masih didominasi perkebunan besar swasta. Sebesar 7,98 juta hektare atau 54,69% dikuasai swasta, diikuti perkebunan rakyat yang menguasai 6,04 juta hektare atau 41,44%, dan sisanya 0,57 juta hektare atau 3,87% dikuasai perkebunan besar negara.

Masih berdasarkan data BPS 2020, terdapat 2.511 perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Sebanyak 163 perusahaan di antaranya merupakan perkebunan besar negara dan 2.348 perusahaan merupakan perkebunan besar swasta. Data ini memperlihatkan bahwa perkebunan kelapa sawit di Indonesia didominasi oleh perkebunan besar swasta (93%).

Karut-marut minyak goreng menunjukkan betapa pentingnya pembenahan tata kelola perkebunan dan industri sawit di Indonesia. Ada ketimpangan tata kelola perkebunan, persoalan ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah.

Ketimpangan itu kian sempurna menyengsarakan rakyat tatkala pihak perusahaan atau korporasi sawit tidak patuh kepada kebijakan pemerintah. Tragisnya lagi, aparatur pemerintah tidak punya moral sehingga bermain mata dengan korporasi untuk menyiasati aturan pemenuhan pasar domestik.

Larangan ekspor minyak goreng dan bahan baku minyak goreng hakikatnya mencerminkan sikap pemerintah yang berpihak kepada masyarakat. Larangan itu sekaligus menghentikan tabiat korporasi mengejar keutungan di atas penderitaan rakyat.



Berita Lainnya
  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.