Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
IDUL Fitri kerap kali dimaknai sebagai Hari Kemenangan. Dimaknai demikian, karena inilah fase akhir setelah menjalani ujian selama Ramadan.
Selama kurang lebih sebulan, umat muslim ditempa untuk menahan diri tidak hanya dari rasa lapar dan dahaga, tetapi juga dari berbagai godaan nafsu duniawi lainnya. Selama bulan suci, mereka juga berlomba-lomba meningkatkan segala bentuk kebaikan, baik dalam bentuk ibadah kepada sang Pencipta maupun belas kasih terhadap sesama.
Tujuannya tak lain agar kembali fitri (suci) pada saat Hari Kemenangan tiba. Tidak ada maknanya berpuasa jika selepas Ramadan tidak mampu mengikis segala perilaku buruk dalam diri.
Namun, kerap ada yang menyebut lebih sulit mempertahankan ketimbang merebut kemenangan. Ujian sesungguhnya ialah bagaimana mempertahankan dan memperkukuh kemenangan itu pada hari-hari selanjutnya.
Idul Fitri hendaknya jadi momentum untuk memulai lembar kehidupan baru yang lebih baik. Momentum ini bisa menjadi awal untuk saling menguatkan dengan meningkatkan rasa saling menyayangi dan berbagi kebahagiaan terhadap sesama sanak saudara, kerabat, dan handai tolan tanpa tersekat oleh perbedaan.
Pandemi covid-19 yang kita hadapi dalam dua tahun terakhir mungkin bisa menjadi contoh bagaimana pentingnya rasa kebersamaan, tolong-menolong antarsesama anak bangsa tanpa perlu membeda-bedakan ras, suku, dan agama.
Kita dapat merayakan kembali Idul Fitri tanpa pembatasan di sana-sini lantaran relatif sukses menekan jumlah kasus. Hal itu, salah satunya, disebabkan kita berhasil membangun dan menjalin kerja sama sesama anak bangsa. Di lingkungan kampung, misalnya, masyarakat tidak membeda-bedakan dalam merawat/menolong mereka yang sakit, begitu juga kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah dalam melaksanakan program vaksinasi.
Rasa saling percaya tentu menjadi salah satu substansi keberagaman yang menjadi modal dasar bangsa ini dalam menghadapi krisis. Sejatinya, hal itu juga harus terus dipertahankan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pada hari-hari selanjutnya.
Indonesia ialah bangsa majemuk, keragaman dan perbedaan merupakan keniscayaan, sunatullah, atau kehendak Ilahi yang patut kita syukuri. Kegagalan mempertahankan dan meningkatkan keberagaman bisa menyebabkan bangsa ini tercerai-berai. Sudah banyak contoh negara yang terpecah lantaran tidak mampu merawat keberagaman.
Oleh karena itu, Idul Fitri hendaknya jadi momentum bagi seluruh elemen bangsa ini untuk semakin memperkuat tali silaturahmi. Perpecahan atau gesekan yang terjadi di masa lalu lantaran kontestasi politik pada masa lalu hendaknya direkatkan lagi pada hari yang fitri ini.
Buang semua jauh-jauh segala sifat iri dan benci yang selama ini menyelimuti diri. Lahirlah kembali menjadi pribadi yang bersih, bersih sebersih-bersihnya seperti bayi. Itu sejatinya kemenangan yang benar-benar hakiki.
Idul Fitri ialah jalan baru untuk semakin meningkatkan iman dan ketaqwaan, yang memancarkan kesalehan diri dan cahaya kebajikan hidup bersama. Kesalehan diri dan kebajikan bersama itu hendaknya menjadi modal sosial untuk membentengi bangsa dari segala nista yang merusak diri dan kehidupan bersama, menjauhi ujaran kebencian, intoleransi, dan perbuatan korupsi.
DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.
PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.
PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.
RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.
FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.
Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.
DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.
Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.
IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.
SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.
KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.
SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.
BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved