Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEGIATAN ritual berujung maut di Pantai Payangan, Jember, Jawa Timur, membuktikan warga belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan. Ternyata warga masih doyan berkerumun pada saat perkembangan covid-19 melaju menuju puncak gelombang ketiga.
Sebanyak 11 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan 13 korban ditemukan selamat setelah terseret arus laut ketika menggelar ritual di pesisir Pantai Payangan, kemarin. Semua pihak yang bertanggung jawab atas kasus itu pun harus diusut.
Kerumunan orang dalam bungkusan ritual menenangkan diri itu tidak seharusnya dilakukan pada saat penyebaran covid-19 dengan varian omikron sedang mengganas. Bukannya ketenangan diri yang didapat malah dukacita.
Bangsa ini sesungguhnya masih berada dalam kondisi waspada covid. Status kedaruratan kesehatan masyarakat belum dicabut. Akan tetapi, perilaku sebagian masyarakat seakan-akan semua dalam keadaan baik-baik saja. Perilaku seperti itulah yang turut menyuburkan penyebaran covid-19.
Angka positif covid-19 kemarin 44.526 kasus. Sebelumnya pada Sabtu (12/2) lebih banyak lagi, mencapai 55.209 kasus. Angka itu hampir menyentuh puncak gelombang kedua pada 15 Juli 2021. Saat itu, ada 56.757 kasus covid-19 dalam sehari.
Virus korona varian omikron memang memiliki tingkat penularan yang tinggi, tetapi tidak menyebabkan penyakit yang lebih parah jika dibandingkan dengan varian delta. Meski demikian, jangan pernah anggap enteng varian omikron. Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit, kemarin, sekitar 30%.
Karena itulah, Presiden Joko Widodo melalui akun Instagram-nya, kemarin, mengatakan bahwa pandemi covid-19 di Tanah Air, sesuai perkiraan, tengah menanjak dengan angka positif harian mendekati puncak kasus seperti Juli tahun lalu. Masyarakat diminta tetap tenang dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.
Harus jujur diakui bahwa protokol kesehatan tidak berjalan tegak lurus, bahkan berjalan miring-miring di daerah. Patut diingatkan terus-menerus bahwa kepala daerah adalah penanggung jawab di daerahnya dalam pengendalian penyebaran covid-19.
Tanggung jawab itu sudah diatur secara rinci dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
Berdasarkan inpres itu, kepala daerah bertugas meningkatkan sosialisasi secara masif penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian covid-19 dengan melibatkan masyarakat, pemuka agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan unsur masyarakat lainnya.
Kewajiban mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian covid-19, masih menurut inpres itu, dikenakan kepada perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum.
Sudah semestinya kepala daerah pantang mundur sejengkal pun untuk menegakkan protokol kesehatan. Paling penting ialah kepala daerah memastikan semua pihak mematuhinya. Tragedi di Pantai Payangan, Jember, memperlihatkan mulai kendurnya penerapan protokol kesehatan di daerah.
Bisa jadi penerapan prokes di Jember mulai kendur karena kabupaten itu, berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 09 Tahun 2022 tertanggal 7 Februari 2022, masuk kategori pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2. Namun, jangan lengah, Provinsi Jawa Timur termasuk empat besar penyumbang kasus covid nasional setelah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.
Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Konsistensi menerapkan protokol kesehatan disertai sanksi bagi yang melanggar hakikatnya bagian dari menjaga keselamatan rakyat.
SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.
INGGINYA tingkat kepuasan masyarakat merupakan hal yang diidam-idamkan pemimpin.
LONJAKAN harga emas dunia seharusnya menjadi kabar baik bagi Indonesia.
WAJAH peradilan negeri ini sungguh menyedihkan. Kasus rasuah lagi-lagi memberikan tamparan keras.
KEBERHASILAN tim nasional futsal Indonesia menembus final Piala Asia Futsal 2026 menandai sebuah babak penting dalam sejarah olahraga nasional.
KABAR cerah datang dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin.
BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.
SEJAK Olimpiade dihidupkan lagi pada 1859, dunia sudah melihat bahwa menang di pertandingan olahraga antarnegara punya arti amat besar.
KUALITAS demokrasi suatu bangsa selalu berbanding lurus dengan kesehatan partai politik.
DI saat gonjang-ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia belum tertangani secara tuntas, kita kembali disuguhi berita buruk lain di sektor ekonomi.
KEPUTUSAN mengundurkan diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Jumat (30/1), pantas diapresiasi.
DALAM beberapa hari terakhir, ruang publik kembali diharubirukan oleh dua kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.
PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.
Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved