Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
DISIPLIN protokol kesehatan menjadi kunci sukses pembelajaran tatap muka (PTM). Sekecil apa pun kasus yang ditemukan saat sekolah tatap muka harus menjadi perhatian serius semua pihak.
Menjadi perhatian karena semua pihak menolak sekolah menjadi klaster baru pada saat penyebaran covid-19 mulai melandai. Jika ada kasus positif, sekolah langsung ditutup dan segera dilakukan disinfeksi, pelacakan, dan testing kontak erat.
Sejauh ini memang belum ada klaster PTM. Akan tetapi, data yang dikeluarkan Kemendikbudristek patut menjadi perhatian. Disebutkan bahwa sejak Juli 2020 hingga September 2021, ada 2,8% dari 46.500 satuan pendidikan yang melaporkan adanya warga sekolah yang pernah tertular covid-19.
Terlepas dari kontroversi kebenaran data tersebut, faktanya bahwa ada satuan pendidikan yang tertular covid-19. Tindakan yang diambil sejumlah daerah patut diapresiasi, sekolah langsung ditutup. DKI Jakarta, misalnya, sejak melaksanakan PTM mulai 30 Agustus sampai 22 September, terdapat tujuh sekolah yang ditutup sementara.
PTM harus jalan terus, pendidikan tidak boleh berhenti dalam kondisi apa pun. Penutupan sekolah yang berkepanjangan membuat peserta didik semakin tertinggal dalam belajar. Tidak saja memperlebar kesenjangan pendidikan, kondisi ini berdampak nyata pada hilangnya pengalaman belajar dan putus sekolah.
Pembukaan kembali sekolah tatap muka sudah diatur melalui Surat Keputusan Bersama Mendikbudristek, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021.
Panduan SKB empat menteri itu membolehkan pembelajaran tatap muka, tidak mewajibkan. Perlu kesungguhan semua pengambil keputusan untuk memastikan kesiapan pemerintah daerah, orangtua siswa, dan terutama sekolah dalam menjalankan protokol kesehatan covid-19.
Bila perlu protokol kesehatan diajarkan dengan sungguh-sungguh di sekolah. Sebab, kata Presiden Joko Widodo, kemarin, pandemi covid-19 belum bisa diprediksi secara pasti kapan akan betul-betul berakhir, covid-19 tidak mungkin hilang secara total. Yang bisa dilakukan ialah mengendalikan penyebarannya.
Protokol kesehatan harus menjadi kebiasaan baru dalam melakukan aktivitas sehari-hari di sekolah. Pastikan seluruh siswa dan guru menggunakan masker, menjaga jarak, mengukur suhu, dan menjalankan kewajiban mencuci tangan sebelum dan setelah memasuki ruang kelas.
Jangan sampai, misalnya, ada siswa atau guru yang berkerumun untuk berfoto-foto tanpa menjaga jarak dan memakai masker. Begitu pun dengan syarat kewajiban dua kali vaksin untuk siswa dan tenaga pendidik serta pihak-pihak di lingkungan sekolah, wajib dilaksanakan. Jika ada siswa atau guru yang belum divaksin, sebaiknya kegiatan PTM ditangguhkan.
Harus jujur diakui bahwa belum semua satuan pendidikan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Berdasarkan data yang dihimpun Kemendikbudristek sejak Maret tahun lalu, kasus penyebaran covid-19 paling banyak terjadi di sekolah dasar, yakni sebesar 2,78% atau 581 sekolah. Disusul 252 PAUD, 241 SMP, serta 107 SMA, dan 70 SMK. Data itu harusnya bisa jadi bahan evaluasi.
Elok nian bila PTM dievaluasi secara berkala, ada evaluasi harian dan evaluasi mingguan. Hasil evaluasi itu, bila perlu, melibatkan pakar epidemiologi untuk menentukan apakah PTM di sekolah tertentu dilanjutkan atau dihentikan sementara.
Pengawasan dan rutin mengevaluasi penyelenggaran pembelajaran tatap muka terbatas dapat mencegah munculnya klaster baru di sekolah. Faktor keamanan bagi peserta didik dan tenaga pengajar tetap menjadi yang utama.
SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved