Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Pemimpin Berempati bukan Oportunis

20/8/2021 05:00
Pemimpin Berempati bukan Oportunis
(MI/Duta)

 

 

 

DAERAH sangat membutuhkan kehadiran pemimpin yang memiliki empati. Pemimpin yang penuh optimistis akan mampu membawa daerahnya keluar dari pandemi covid-19.

Pandemi covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun telah memorak-porandakan sendi-sendi perekonomian dan kesehatan. Pandemi membawa bencana kemanusiaan. Karena itu sangat dibutuhkan pemimpin yang mampu mengobarkan semangat kolaborasi.

Rakyat yang sudah menderita pasti kecewa, sangat kecewa, bila pemimpinnya mengedepankan kepentingan pribadi. Kecewa bila pemimpinnya mengutamakan pembelian mobil dinas ketimbang menggelontorkan bantuan sosial.

Kekecewaan itulah yang melanda masyarakat Sumatra Barat. Pembelian mobil dinas baru Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat memanen kritik. Bukankah jauh lebih bermanfaat bila kepala daerah membeli ambulans daripada mobil dinas baru seharga Rp2,9 miliar? Ambulans dirasa lebih bermanfaat oleh rakyat di tengah kondisi pandemi covid-19.

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi mendengarkan kritik rakyatnya. Kemarin dia menyerahkan mobil dinas barunya kepada Satgas Covid-19. Dia pun meminta maaf kepada rakyatnya. Tidak ada kata terlambat untuk berpihak kepada rakyat.

Kritik tajam juga dialamatkan kepada kepala daerah Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, yang membeli mobil dinas seharga Rp2,6 miliar.

Harus tegas dikatakan bahwa secara aturan memang tidak ada yang salah dengan mekanisme pengajuan ataupun persetujuan anggaran untuk mobil dinas tersebut. Mobil dinas ialah fasilitas yang melekat dengan jabatan.

Persoalannya dari segi kepatutan. Pantaskah kepala daerah membeli mobil dinas pada saat rakyatnya ngos-ngosan berjuang melawan covid-19? Kepantasan itu menyangkut kemampuan kepala daerah untuk berempati dengan rakyatnya.

Kebijakan mobil dinas itu dikeluarkan di tengah kondisi pandemi saat ini. Pantaskah kepala daerah berfoya-foya dengan mobil dinas baru pada saat rakyatnya menderita?

Alangkah elok jika anggaran mobil dinas dialokasikan untuk membantu rakyat yang sedang kesusahan atau untuk menunjang fasilitas kesehatan, seperti penyediaan ambulans. Lagi pula di tengah situasi sulit saat ini, mobil dinas itu bukan hal pokok dan mendesak.

Jangan mengalokasikan anggaran APBD yang berasal dari hasil peras keringat rakyat hanya untuk kenikmatan para pejabat. Dalam konteks itulah patut diapresiasi DPRD Kota Tangerang yang membatalkan pembelian jas baru dari bahan bermerek terkenal asal Prancis beberapa waktu lalu.

Apresiasi juga patut diberikan kepada Wali Kota Medan dan Bupati Pesisir Selatan yang menolak mobil dinas baru. Setiap penyelenggara negara sudah semestinya mengerem nafsu demi memenuhi kepentingan pribadi ataupun kelompok dan memaksimalkan seluruh anggaran untuk membantu rakyat di tengah pandemi.

Ingat, tugas dan fungsi utama pejabat ialah melayani, bukannya dilayani, apalagi dengan bermewah-mewah. Apresiasi pun patut diberikan kepada rakyat di daerah yang mampu merawat akal sehat. Kendati terus berjuang melawan pandemi covid-19, rakyat jangan pernah lelah menolak kebijakan yang melawan akal sehat.

Pemimpin mestinya membangun semangat kolaborasi dengan masyarakat yang menaruh rasa empati dan solidaritas terhadap sesama warga yang terpapar virus korona. Di tingkat akar rumput, misalnya, kita telah melihat warga bergotong-royong saling membantu jika ada salah satu tetangga mereka menjalani isolasi mandiri di rumah.

Di media sosial, sejumlah anak muda berinisiatif menginfokan seputar tempat vaksinasi, penyediaan tabung oksigen, donor konvalesen, dan sebagainya. Tidak sedikit pula dari mereka aktif menggalang dana untuk membantu sesama. Rakyat membutuhkan pemimpin humanis, bukan oportunis.



Berita Lainnya
  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).