Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Pemimpin Berempati bukan Oportunis

20/8/2021 05:00
Pemimpin Berempati bukan Oportunis
(MI/Duta)

 

 

 

DAERAH sangat membutuhkan kehadiran pemimpin yang memiliki empati. Pemimpin yang penuh optimistis akan mampu membawa daerahnya keluar dari pandemi covid-19.

Pandemi covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun telah memorak-porandakan sendi-sendi perekonomian dan kesehatan. Pandemi membawa bencana kemanusiaan. Karena itu sangat dibutuhkan pemimpin yang mampu mengobarkan semangat kolaborasi.

Rakyat yang sudah menderita pasti kecewa, sangat kecewa, bila pemimpinnya mengedepankan kepentingan pribadi. Kecewa bila pemimpinnya mengutamakan pembelian mobil dinas ketimbang menggelontorkan bantuan sosial.

Kekecewaan itulah yang melanda masyarakat Sumatra Barat. Pembelian mobil dinas baru Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Barat memanen kritik. Bukankah jauh lebih bermanfaat bila kepala daerah membeli ambulans daripada mobil dinas baru seharga Rp2,9 miliar? Ambulans dirasa lebih bermanfaat oleh rakyat di tengah kondisi pandemi covid-19.

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi mendengarkan kritik rakyatnya. Kemarin dia menyerahkan mobil dinas barunya kepada Satgas Covid-19. Dia pun meminta maaf kepada rakyatnya. Tidak ada kata terlambat untuk berpihak kepada rakyat.

Kritik tajam juga dialamatkan kepada kepala daerah Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, yang membeli mobil dinas seharga Rp2,6 miliar.

Harus tegas dikatakan bahwa secara aturan memang tidak ada yang salah dengan mekanisme pengajuan ataupun persetujuan anggaran untuk mobil dinas tersebut. Mobil dinas ialah fasilitas yang melekat dengan jabatan.

Persoalannya dari segi kepatutan. Pantaskah kepala daerah membeli mobil dinas pada saat rakyatnya ngos-ngosan berjuang melawan covid-19? Kepantasan itu menyangkut kemampuan kepala daerah untuk berempati dengan rakyatnya.

Kebijakan mobil dinas itu dikeluarkan di tengah kondisi pandemi saat ini. Pantaskah kepala daerah berfoya-foya dengan mobil dinas baru pada saat rakyatnya menderita?

Alangkah elok jika anggaran mobil dinas dialokasikan untuk membantu rakyat yang sedang kesusahan atau untuk menunjang fasilitas kesehatan, seperti penyediaan ambulans. Lagi pula di tengah situasi sulit saat ini, mobil dinas itu bukan hal pokok dan mendesak.

Jangan mengalokasikan anggaran APBD yang berasal dari hasil peras keringat rakyat hanya untuk kenikmatan para pejabat. Dalam konteks itulah patut diapresiasi DPRD Kota Tangerang yang membatalkan pembelian jas baru dari bahan bermerek terkenal asal Prancis beberapa waktu lalu.

Apresiasi juga patut diberikan kepada Wali Kota Medan dan Bupati Pesisir Selatan yang menolak mobil dinas baru. Setiap penyelenggara negara sudah semestinya mengerem nafsu demi memenuhi kepentingan pribadi ataupun kelompok dan memaksimalkan seluruh anggaran untuk membantu rakyat di tengah pandemi.

Ingat, tugas dan fungsi utama pejabat ialah melayani, bukannya dilayani, apalagi dengan bermewah-mewah. Apresiasi pun patut diberikan kepada rakyat di daerah yang mampu merawat akal sehat. Kendati terus berjuang melawan pandemi covid-19, rakyat jangan pernah lelah menolak kebijakan yang melawan akal sehat.

Pemimpin mestinya membangun semangat kolaborasi dengan masyarakat yang menaruh rasa empati dan solidaritas terhadap sesama warga yang terpapar virus korona. Di tingkat akar rumput, misalnya, kita telah melihat warga bergotong-royong saling membantu jika ada salah satu tetangga mereka menjalani isolasi mandiri di rumah.

Di media sosial, sejumlah anak muda berinisiatif menginfokan seputar tempat vaksinasi, penyediaan tabung oksigen, donor konvalesen, dan sebagainya. Tidak sedikit pula dari mereka aktif menggalang dana untuk membantu sesama. Rakyat membutuhkan pemimpin humanis, bukan oportunis.



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.