Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Anggaran untuk Keselamatan Rakyat

17/8/2021 05:00
Anggaran untuk Keselamatan Rakyat
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

 

PEMERINTAH menetapkan anggaran belanja dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2022 sebesar Rp2.708,7 triliun. Sektor kesehatan dan kesejahteraan sosial masih menjadi prioritas, begitu juga ekonomi, agar bangsa ini benar-benar bangkit dari hantaman pandemi covid-19.

Besaran anggaran tersebut diungkapkan Presiden Joko Widodo dalam pidato pengantar RAPBN 2022 beserta nota keuangan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Menurut Jokowi, jumlah itu meliputi belanja pemerintah pusat sebesar Rp1.938,3 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp770,4 triliun.

Dalam menyusun APBN setiap tahun, pemerintah terikat oleh amanah konstitusi bahwa setiap rupiah yang dianggarkan itu diperuntukkan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Prinsip lainnya ia juga harus disusun dan direalisasikan secara terbuka dan bertanggung jawab. APBN pada hakikatnya ialah mengelola uang rakyat sehingga mutlak diperuntukkan kepentingan rakyat, bukan kepentingan yang lain.

Jika bicara kepentingan rakyat, jelas tidak akan sama setiap saat, bergantung pada situasi dan kondisi yang terjadi. Seperti halnya tahun lalu dan tahun ini, kepentingan rakyat tahun depan masih lebih menyentuh pada persoalan bagaimana mereka bisa terbebas dari pandemi korona.

Kita jelas berharap pagebluk secepatnya pergi dari negeri ini. Namun, kita juga harus siap menerima kenyataan bahwa hampir pasti covid-19 masih akan menghadirkan kesulitan tahun depan. Karena itu, segala bentuk antisipasi, termasuk instrumen fiskal dalam bentuk APBN, sudah semestinya kita siapkan.

Pada konteks itulah kita menyambut baik alokasi belanja pemerintah dalam RAPBN 2022. Pemerintah menyadari betul bahwa tahun depan sektor kesehatan masih akan menyedot pembiayaan sehingga mereka menetapkan anggaran sebesar Rp255,3 triliun. 

Jumlah tersebut tidaklah kecil. Dari total anggaran belanja 2022, ia mencapai 9,4%. Jika dibandingkan dengan anggaran kesehatan dalam APBN 2021, yakni Rp168,7 triliun, ia naik signifikan. 

Jumlah sebanyak itu memang perlu karena masih banyak persoalan yang mesti diatasi. Keberlanjutan penanganan pandemi menjadi sesuatu yang pasti, mulai dari antisipasi risiko melalui penguatan testing, tracing, and treatment, vaksinasi, pengembangan sektor farmasi, hingga penguatan sosialisasi dan pengawasan protokol kesehatan. 

Belum lagi pekerjaan rumah lainnya yang juga terkait, semisal reformasi sistem kesehatan dan kesinambungan program jaminan kesehatan nasional. Itu semua butuh biaya besar sehingga wajar jika anggaran yang dialokasikan juga besar.

Tak cuma membuat rakyat sakit, pandemi membuat hidup kebanyakan anak bangsa menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, tepat kiranya pemerintah mengalokasi anggaran jumbo untuk perlindungan sosial tahun depan, yakni Rp427,5 triliun. Jumlah itu penting untuk membantu masyarakat miskin dan rentan dalam memenuhi kebutuhan dasar yang dalam jangka panjang diharapkan mampu memotong rantai kemiskinan. 

Masalah kesehatan dan dampak turunannya amatlah penting, tetapi kita pantang mengesampingkan sektor lain, sektor ekonomi misalnya. Di kala pandemi, ekonomi sama vitalnya dengan kesehatan karena sama-sama berdampak langsung terhadap rakyat. Dengan demikian, wajar, sangat wajar, jika pemerintah juga memberikan porsi cukup tinggi di sektor ekonomi dalam anggaran belanja mereka.

Besaran alokasi anggaran belanja dalam RAPBN 2022 menunjukkan pemerintah ingin masalah kesehatan dan ekonomi imbas pandemi segera bisa diatasi tahun depan. Kita mendukung semua itu, tapi juga mengingatkan agar realisasinya betul-betul akuntabel dan tepat sasaran.

Jangan ada satu rupiah pun uang rakyat yang justru dibajak para pejabat. Jangan ada lagi penyelenggara negara yang malah merampok anggaran demi kepentingan apa pun, apalagi kepentingan politik. Pemerintah harus memastikan itu sehingga politik anggaran yang sudah bagus punya kuasa untuk memerdekakan bangsa ini dari penjajahan korona.



Berita Lainnya
  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).