Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK kedua kalinya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang dimulai dengan level darurat awal Juli lalu diperpanjang. Perpanjangan PPKM di Jawa dan Bali berlangsung sampai 16 Agustus, sedangkan untuk wilayah luar Jawa dan Bali berlaku hingga dua pekan ke depan, tepatnya sampai 23 Agustus.
Kini giliran wilayah di luar Jawa-Bali yang mendapat perhatian khusus karena tingginya kasus aktif covid-19 dengan kecenderungan yang masih meningkat. Berdasarkan catatan pemerintah, saat ini kontribusi penularan covid-19 luar Jawa-Bali sebesar 46,5% dari total nasional dengan laju penambahan kasus aktif sebesar 1,23%.
Provinsi di luar Jawa-Bali dengan peningkatan tertinggi kasus covid-19 mencakup Sumatra Utara, Kalimantan Timur, Sumatra Barat, Papua, dan Riau. Sebaliknya, di Jawa dan Bali terdapat penurunan kasus yang cukup signifikan hingga 59,6% dari puncak kasus di 15 Juli 2021. Hal itu antara lain merupakan dampak PPKM darurat yang diikuti penerapan PPKM level 4.
Pemerintah memang perlu bergerak cepat untuk mencegah terulangnya ledakan kasus positif covid-19 dan kematian seperti yang terjadi sepanjang Juli lalu. Pembatasan mutlak diperlukan agar laju penularan covid-19 dapat ditekan.
Kesiapan rumah-rumah sakit harus terus diperkuat. Demikian pula dengan lokasi-lokasi isolasi terpusat. Dalam hal ini, kapal Pelni turut disiapkan sebagai sarana isolasi terpusat di luar Jawa-Bali.
Sebagai tahap awal, kapal isolasi tersedia di empat kota, yakni Medan, Bitung, Sorong, dan Bandar Lampung. Selain itu, fasilitas gedung milik pemerintah seperti asrama haji, wisma atlet, dan balai diklat di berbagai daerah turut disulap menjadi tempat isolasi pasien tanpa gejala dan bergejala ringan.
Langkah-langkah pemerintah itu menunjukkan antisipasi yang lebih sigap setelah belajar dari pengalaman ledakan kasus pada Juli. Namun, menyediakan fasilitas perawatan dan isolasi terpusat baru satu bagian dari antisipasi yang diperlukan. Bagian lainnya meliputi kesiapan dan kesadaran masyarakat dan sokongan pemerintah daerah.
Percuma isolasi terpusat disiapkan bila warga masih memilih dan bisa menyembunyikan status positif covid-19. Penyebabnya beragam, mulai tekanan lingkungan sekitar karena adanya stigma, terdesak kebutuhan sehari-hari keluarga, hingga merasa lebih nyaman melakukan isolasi mandiri.
Tidak mengherankan bila buntutnya berupa tingginya angka kematian di rumah sakit akibat keterlambatan penanganan. Penularan di lingkungan rumah tangga dan permukiman juga sulit dihindarkan karena ketidakdisiplinan pelaksanaan isolasi secara mandiri.
Tentu juga sangat tidak manusiawi menggelandang warga yang positif covid-19 dan memaksa dengan kekerasan agar mereka memakai fasilitas isolasi terpusat. Karena itu, penyebab-penyebab yang mendasari penolakan mereka mesti diatasi terlebih dahulu.
Bila karena stigma, sosialisasi untuk memberikan kesadaran mulai kepada perangkat desa/kelurahan, ketua RT/RW, hingga warga harus digencarkan. Jika karena desakan kebutuhan sehari-hari, pemberdayaan permukiman untuk saling membantu mesti digairahkan.
Pemerintah daerah pun wajib siap menyokong dengan bantuan sosial dan belanja yang sekaligus membantu perekonomian lokal. Jangan malah menggunakan anggaran untuk belanja mewah, seperti pembuatan seragam yang memakai bahan buatan luar negeri. Padahal, kualitas buatan lokal sudah cukup mumpuni.
Kerja bareng yang didasari kesadaran bersama merupakan modal besar bangsa untuk keluar dari kungkungan tekanan dampak pandemi covid-19. Tanpa itu, ledakan demi ledakan kasus akan terus melanda seiring dengan covid-19 yang masih akan ada untuk jangka waktu yang lama.
SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved