Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Solidaritas Dunia Melawan Covid-19

10/7/2021 05:00
Solidaritas Dunia Melawan Covid-19
(MI/Duta)

 

 

PANDEMI covid-19 ialah bencana kemanusiaan yang melanda hampir seluruh negara. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga kemarin virus korona telah berjangkit di 223 negara, dengan lebih dari 184 juta orang terpapar, dan sebanyak 4.002.209 orang meninggal.

Indonesia termasuk negara yang dijangkiti virus korona. Tambahan kasus positif kemarin mencapai 38.124. Total sudah 2.455.912 orang terpapar virus korona, menyebabkan kematian 64.631 orang.

Sejauh ini, belum ditemukan obat paling efektif untuk menangkal virus yang kini telah bermutasi dengan berbagai variannya itu. Kita pun tidak tahu kapan wabah ini bakal berakhir.

Program vaksinasi, sebagai salah satu cara untuk menciptakan kekebalan terhadap virus ini, juga belum merata dan cuma segelintir negara yang mampu memproduksinya.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Maret lalu mengkritik negara-negara maju yang dianggap menyimpan cadangan vaksin. Dia meminta mereka untuk berbagi dengan negara lain di seluruh dunia guna membantu mengakhiri pandemi. Kita tentu sepakat dengan seruan ini.

Bencana kemanusiaan membutuhkan solidaritas, baik di tingkat global maupun lokal. Yang kuat membantu yang lemah, yang kaya menolong si miskin. Oleh karena itu, kita sangat mengapresiasi bantuan dari sejumlah negara dalam memerangi pandemi ini, seperti Jepang yang pada awal Juli lalu memberikan 1 juta dosis vaksin Astra Zaneca kepada Indonesia.

Begitu pula Singapura yang kemarin memberikan bantuan berupa 200 ventilator, 256 tabung oksigen kosong ukuran 40 liter, serta 30 unit oksigen konsentrator dari total 10.000 unit pembelian mandiri dari pemerintah Indonesia.

Bantuan berupa alat tes polymerase chain reaction (PCR) dan alat semprot disinfektan senilai Rp7,8 miliar, juga pernah diberikan pemerintah Korsel kepada Indonesia pada April tahun lalu. Begitu pun pada pertengahan Juni 2021, melalui Korea International Cooperation Agency (Koica), negeri ginseng ini juga memberikan bantuan berupa 39 unit PCR machine, 198 test kits, dan masker KF94 dengan total senilai US$3,5 juta atau setara dengan Rp49,9 miliar.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan, sampai saat ini ada lebih dari sepuluh negara dan tiga entitas non-pemerintah yang menawarkan bantuan untuk penanggulangan lonjakan kasus infeksi virus korona di Indonesia, termasuk Amerika Serikat dan Rusia, yang berkomitmen memberikan jutaan dosis vaksin Moderna dan Sputnik dalam waktu dekat.

Kita tentu mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan dan dukungan dunia internasional. Begitu pula pada sejumlah pihak di Tanah Air, baik individu, perusahaan, para pilantrofis, maupun partai politik, yang telah memberikan bantuan, baik berupa alat kesehatan, tabung oksigen, maupun memfasilitasi program vaksinasi.

Perang melawan pandemi ini sudah semestinya dihadapi bersama-sama. Tidak bisa semata menyerahkan semua urusan ini kepada pemerintah. Seluruh elemen masyarakat, juga harus ikut membantu memutus rantai penyebaran virus ini dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan sebisa mungkin mengurangi mobilitas.

Begitu pula para pemilik perusahaan, kafe, dan jenis usaha lainnya, harus mematuhi kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang diterapkan pemerintah. Jangan mementingkan ego dan keuntungan sendiri, tanpa memikirkan keselamatan orang lain. Jangan menimbun oksigen, obat, dan berbagai alat kesehatan lainnya yang dibutuhkan masyarakat demi keuntungan sesaat.

Jika negara lain saja mau ikut membantu dan memikirkan, mengapa kita justru tega membiarkan negeri kini semakin sekarat?



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.