Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Pastikan Bansos Tepat Sasaran

03/7/2021 05:00
Pastikan Bansos Tepat Sasaran
(MI/Duta)

PERCEPATAN dan perluasan bantuan sosial (bansos) mengiringi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jawa-Bali yang dimulai hari ini hingga 20 Juli.

Bansos sangat penting karena PPKM darurat membatasi ruang gerak masyarakat. Pembatasan yang dituangkan dalam Instruksi Mendagri Nomor 15 Tahun 2021 antara lain kegiatan pada pusat perbelanjaan ditutup sementara. Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya sampai pukul 20.00 waktu setempat.

Pembatasan ruang gerak warga semata-mata bertujuan mengendalikan penyebaran covid-19. Kemarin, kasus harian mencatat rekor ganda. Kasus positif mencapai 25.830 dan kematian bertambah 539 orang.

Ketika ruang gerak warga dibatasi, tugas pemerintah ialah menyalurkan bansos tepat sasaran. Pemerintah sudah menyiapkan skema bantuan untuk Program Keluarga Harapan menyasar 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM), Program Sembako 18,8 juta KPM, dan perpanjangan Bantuan Sosial Tunai pada Mei-Juni 10 juta KPM.

Bansos yang disalurkan paling lambat pekan depan itu mesti tepat sasaran karena masih ada persoalan data ganda penerima bansos yang harus diselesaikan secepat-cepatnya.

Data ganda itu pernah diungkapkan Menteri Sosial Tri Rismaharini di DPR. Jumlahnya sangat banyak. Sebanyak 21 juta data ganda penerima bansos yang selama ini tercantum dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial sudah dicoret.

Penerima bansos mestinya masyarakat yang terdampak langsung PPKM darurat. Karena itu, penerima bansos wajib memiliki identitas tunggal berupa nomor identitas kependudukan (NIK) yang sesuai dengan data kependudukan yang dikelola Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Isu data ganda hingga sejumlah masalah akurasi data penerima bansos harus segera dicarikan solusinya agar kebijakan ini tidak menciptakan gejolak sosial baru di tengah masyarakat. Jangan pula bansos dikorupsi untuk kepentingan kelompok maupun pribadi.

Pastikan bansos ini tepat sasaran sehingga kehidupan masyarakat yang terdampak kebijakan ini tidak semakin terbebani. Percepatan penyaluran bansos ini juga merupakan upaya untuk menurunkan angka kemiskinan kembali di bawah dua digit seperti sebelum pandemi covid-19.

PPKM darurat hendaknya dijadikan momentum untuk terus-menerus menggelorakan semangat gotong royong di tingkat komunitas. Masyarakat berpunya turun tangan membantu sesama yang membutuhkan, terutama mereka yang sedang menjalani isolasi mendiri. Kesetiakawanan sosial harus dibangkitkan agar kita sebagai bangsa dapat segera memenangi pertempuran melawan pandemi ini.

Harus tegas dikatakan bahwa bansos hanyalah instrumen untuk mengendalikan dampak PPKM darurat. Tugas pemerintah yang tidak kalah pentingnya ialah memastikan penerapan PPKM darurat secara konsisten, tegas, dan terukur.

Konsistensi, ketegasan, dan keterukuran itulah yang menjadi kendala pelaksanaan PPKM berbasis mikro selama ini. Masyarakat tidak konsisten mematuhi protokol kesehatan, kepala daerah tidak konsisten menegakkan aturan secara tegas dan terukur.

Ketidakkonsistenan itu mesti dibayar mahal; penularan virus korona tidak terkendali padahal sempat melandai. Semakin banyak orang yang terpapar, korban jiwa terus berjatuhan, para tenaga kesehatan dan rumah sakit kewalahan. Jangan mengulangi kebodohan yang sama. Cukuplah keledai yang terperosok di lubang yang sama.



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.