Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Sudahlah, Jangan Ngeyel

08/6/2021 05:00
Sudahlah, Jangan Ngeyel
(MI/Seno)

 

 

KASUS covid-19 di sejumlah daerah belakangan ini melonjak, bahkan sampai melebihi daya tampung fasilitas kesehatan setempat. Kudus, Jawa Tengah, dan Bangkalan, Jawa Timur, sejauh ini menjadi dua daerah terparah mengalami ledakan penularan korona.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memperkirakan kerawanan lonjakan kasus masih akan berlangsung hingga Juli. Masih ada peluang-peluang penularan yang masif merembet ke daerah-daerah lain.

Untuk itu harus ada upaya ekstra dari seluruh pemangku kepentingan dalam mengatasinya, dan harus cepat. Bila perlu berlakukan pembatasan kegiatan masyarakat dalam skala lebih besar yang mencakup beberapa kecamatan atau malah dalam satu kabupaten/kota yang 'terbakar' covid-19.

Kita sambut baik TNI/Polri yang dilibatkan lebih intensif untuk memastikan upaya pencegahan penularan lebih maksimal. Masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri diawasi ketat dan pemeriksaan covid-19 lebih digencarkan.

Mayoritas kasus covid-19 sekarang ini merupakan hasil dari rentetan penularan yang terjadi pada periode Lebaran. Kenaikan kasus yang cukup signifikan terdeteksi pula di banyak daerah.

Menteri Kesehatan mengungkapkan jumlah keterisian tempat tidur di fasilitas kesehatan secara nasional sudah mengalami kenaikan dalam tiga pekan terakhir. Pada 18 Mei, ada 22 ribu tempat tidur khusus covid-19 yang terisi. Kemudian per kemarin, angka tersebut sudah menjadi 31 ribu, hampir mencakup separuh kapasitas unit tempat tidur perawatan covid-19 yang seluruhnya hanya berjumlah 72 ribu unit.

Ledakan kasus sebetulnya sudah diupayakan pencegahannya oleh pemerintah melalui kebijakan larangan mudik. Kebijakan itu bahkan sampai diperluas waktu pemberlakuannya karena melihat begitu banyaknya warga masyarakat yang nekat hendak mudik sebelum larangan berlaku.

Praktiknya, arus mudik masih terjadi. Sebanyak 1,5 juta orang ngotot meninggalkan Jabodetabek untuk mudik. Belum lagi ditambah dampak kebijakan blunder pemerintah daerah yang membuka tempat-tempat wisata pada masa libur Lebaran. Klop sudah.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengakui lonjakan kasus covid-19 di Kudus dan Bangkalan terjadi karena tingginya mobilitas masyarakat yang tidak diimbangi dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Begitu banyak kerumunan yang terjadi di tengah masyarakat, baik itu dalam rangka silaturahim maupun kunjungan wisata.

Jelas masih banyak masyarakat yang tidak memahami atau celakanya lagi tidak peduli bahwa tiap warga wajib menerapkan protokol kesehatan di mana pun, kapan pun, apalagi di tempat-tempat publik. Memakai masker dengan benar, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan, dan mengurangi mobilitas, sama sekali belum menjadi kebiasaan.

Kengeyelan masyarakat untuk tidak mematuhi protokol kesehatan menjadi faktor utama yang membuka ruang lonjakan kasus covid-19. Maka, ketika Menteri Kesehatan meminta agar masyarakat tidak panik menyikapi tingkat keterisian tempat tidur perawatan yang melonjak, barangkali itu perlu sedikit diluruskan.

Betul, kepanikan tidak berfaedah dan hanya akan memicu kekacauan. Akan tetapi, meminta agar tidak panik bisa sama berbahayanya karena masyarakat bisa menjadi abai. Sebaiknya, pemerintah mengajak masyarakat untuk terus waspada, disiplin mematuhi protokol kesehatan, sekaligus mendorong ketegasan aparat mulai dari gubernur, bupati, wali kota, hingga aparat desa.

Tindak para pelanggar protokol kesehatan. Jangan sampai Kudus dan Bangkalan menjadi awal dari bencana nasional yang lebih mengerikan akibat kengeyelan masyarakat.



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.