Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Menahan Diri Atasi Pandemi

27/5/2021 05:00
Menahan Diri Atasi Pandemi
Ilustrasi MI(MI/Duta)

 

 

WABAH korona di dunia belum juga mereda. Di Indonesia, kendati tren angka penularan sempat melandai, sejak 20 Mei lalu penambahan kasus harian kembali berada di atas angka 5.000.

Jika pada 5 Mei silam pasien yang dirawat di RS Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, sebanyak 1.364 orang atau 22,7% dari total kapasitas 5.994 tempat tidur yang tersedia, per Rabu (26/5), kembali melonjak menjadi 1.511 pasien atau 25,2% dari daya tampung.

Kenaikan itu, berapa pun jumlahnya, jelas merupakan kabar buruk. Buruk karena kekhawatiran jumlah kasus positif covid-19 bakal kembali melonjak bisa menjadi kenyataan. Ia harus menjadi warning bagi kita semua bahwa masa darurat pandemi belum usai dan bahaya penularan virus korona masih mengintai.

Apalagi, setelah masa libur Hari Raya Idul Fitri, Satgas Covid-19 menemukan sejumlah klaster baru. Sebut saja klaster silaturahim atau halalbihalal di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, yakni dari 686 warga yang menjalani tes usap, ditemukan 104 orang positif.

Kasus serupa terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan, dan di Klaten, Jawa Tengah. Ada pula klaster salat tarawih di Pati, Banyumas, Banyuwangi, dan Malang, serta klaster pemudik di Cianjur dan Garut.

 

Kebijakan larangan mudik selama 6-17 Mei yang ditetapkan pemerintah memang berhasil menekan kenaikan kasus positif pandemi hanya 5% selama periode tersebut. Namun, persentase itu tetaplah harus diwaspadai. Apalagi, menurut catatan Kementerian Perhubungan, pascalarangan mudik yang berakhir pada 18 Mei terjadi pergerakan penumpang sebanyak 279.000 orang atau naik 191,6% ketimbang sehari sebelumnya yang tercatat 95.000 orang.

Gelombang pergerakan orang ke sejumlah daerah pascalarangan mudik ini tentunya harus segera diantisipasi pemangku kepentingan dengan langkah tepat dan terukur. Tes, penelusuran (tracing), dan treatments (3T) yang masif harus diterapkan konsisten guna menekan potensi penyebaran virus. Hal ini membutuhkan kolaborasi yang baik antara pusat dan daerah.

Selain itu, perlu kesadaran semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan dan tidak membuat kegiatan yang mengundang kerumunan. Kemauan menahan diri untuk tidak berkumpul dalam kegiatan apa pun, termasuk halalbihalal selama periode Syawal yang masih tersisa dua pekan lagi, sangat kita harapkan.

Begitu pula di arena kegiatan organisasi, termasuk Musyawarah Nasional VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang rencananya digelar di Bali pada 2-4 Juni. Kita sangat mengapresiasi jika bersedia memundurkan jadwal hajatan tersebut.

Kita patut mengapresiasi pula umat Buddha di seluruh Indonesia yang tahun ini secara legowo merayakan Trisuci Waisak dengan sederhana dan tidak mengundang kerumunan. Itulah wujud tanggung jawab anak bangsa untuk bersama-sama menghadapi ancaman virus korona yang berpotensi kembali menggila.

Perang melawan pandemi ini ialah perjuangan panjang yang butuh kesabaran, kesadaran, dan kerja sama semua pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat. Tanpa itu semua mustahil kita bisa keluar dari krisis ini.

Pandemi bisa terkendali kalau kita memikirkan dan mewujudkan kebahagiaan orang lain. Menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang berpotensi membiakkan covid-19 ialah cara terbaik saat ini.



Berita Lainnya
  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).