Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Babak Baru Vaksinasi Korona

19/5/2021 05:00
Babak Baru Vaksinasi Korona
Editorial(MI.Seno)

 

 

INDONESIA memasuki babak baru program vaksinasi covid-19. Kemarin, vaksinasi mandiri dengan skema gotong royong yang melibatkan perusahaan telah dimulai.

Diperkirakan lebih dari 10 juta pekerja bakal mendapatkan suntikan vaksin korona yang didanai perusahaan tempat mereka bekerja. Sebagian perusahaan bahkan komit membiayai vaksinasi hingga mencakup keluarga para pekerja.

Program mandiri dimaksudkan untuk turut mengakselerasi vaksinasi terhadap 181,5 juta penduduk yang menjadi sasaran. Semakin cepat vaksinasi terealisasi, diharapkan semakin cepat pula terbentuk kekebalan komunal terhadap covid-19 di Tanah Air.

Hasil akhirnya tentu masyarakat bisa berangsur kembali bebas beraktivitas seperti sebelum korona mewabah. Namun, tidak sekarang. Terlebih di saat pelaksanaan vaksinasi masih begitu jauh dari target.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, vaksinasi terhadap kelompok prioritas yang mencakup 40 juta sasaran, baru tereali­sasi sepertiganya. Itu pun untuk dosis pertama, dosis kedua baru disuntikkan kepada satu dari tiap lima sasaran.

Banyak hal yang menjadi hambatan vaksinasi, mulai kondisi kesehatan sasaran hingga keengganan untuk menerima vaksin. Sayangnya, Kementerian Kesehatan tidak membuat studi tentang hambatan-hambatan program vaksinasi kelompok prioritas yang bisa diakses publik.

Misalnya, apakah hambatan itu dari sisi suplai vaksin, kesiapan tenaga kesehatan, atau terkait sasaran. Di sisi sasaran, seberapa banyak yang betul-betul tidak bisa mendapatkan suntikan vaksin covid-19 karena tidak memenuhi syarat kesehatan, berapa yang harus menunda, kemudian berapa banyak yang enggan divaksin.

Data-data semacam itu sebetulnya dapat menjadi masukan untuk kelancaran vaksinasi gotong royong ataupun program vaksinasi bagi masyarakat umum. Bila hambatan-hambatan secara spesifik bisa didentifikasi, pemecahannya pun dapat lebih terarah.

Contohnya, jika salah satu hambatan yang menonjol ialah keengganan mendapatkan vaksin, sosialisasi dan edukasi harus digencarkan. Begitu pula bila banyak sasaran yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Artinya, perlu ada tambahan sasaran baru sebagai pengganti.

Program vaksinasi gotong royong cukup krusial untuk mendo­rong percepatan meraih kekebalan komunal. Meski begitu, satu hambatan sudah menghadang. Suplai vaksin yang siap dipakai baru setengah juta dosis, jauh dari kebutuhan yang mencapai sedikitnya 20 juta dosis.

Oleh karena itu, pemerintah mesti memacu sisi suplai. Hal ini memang tidak mudah. Vaksin covid-19 tengah menjadi bahan rebutan di seluruh dunia. Pemerintah perlu menggiatkan lobi ke negara-negara produsen vaksin. Bukan saja demi mendapatkan vaksin siap pakai, melainkan juga bahan baku untuk kemudian diproduksi lebih lanjut di dalam negeri.

Pemerintah dapat pula memberi izin pengusaha untuk mengimpor langsung vaksin. Meski begitu, kebijakan ini harus benar-benar dipertimbangkan karena sangat rawan penyalahgunaan hingga memicu peredaran vaksin palsu.

Hal lain yang perlu dicermati, program vaksinasi gotong royong baru menyasar sekitar 10 juta pekerja. Padahal, jumlah pekerja formal di Tanah Air tidak kurang dari 50 juta. Masih lebih banyak perusahaan yang keberatan membiayai vaksinasi bagi para pekerja mereka.

Dalam hal ini, pemerintah dapat mempertimbangkan pemberian subsidi dengan besaran yang disesuaikan kemampuan perusaha­an. Demikian pula untuk vaksinasi mandiri nonperusahaan. Besaran subsidi bisa disesuaikan dengan, misalnya, tagihan listrik rumah tangga.

Segala upaya untuk mempercepat vaksinasi mesti dilakukan. Dengan begitu, target 70 juta orang tervaksin per Juli mendatang benar-benar terwujud dan Indonesia segera bebas dari pandemi.



Berita Lainnya
  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).