Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Menjaga Silaturahim, Membangun Harapan

13/5/2021 05:00
Menjaga Silaturahim, Membangun Harapan
Ilustrasi Silaturahmi(Dok. MI)

 

SYAWAL sesungguhnya bermakna peningkatan. Segendang dengan makna Idul Fitri, yang selalu dirayakan di hari pertama Syawal seperti hari ini, yang juga bermuara pada upaya peningkatan diri. Dalam perayaaan Idul Fitri, medium terpenting untuk meningkatkan kapasitas sekaligus keimanan diri itu ialah silaturahim.

Tanpa silaturahim, Idul Fitri atau Lebaran barangkali hanya akan menjadi perayaan biasa. Dalam kapasitas kita sebagai makhluk sosial, Lebaran ialah momen terindah untuk mensyukuri semua kenikmatan yang kita dapat seraya bersilaturahim.

Namun, tahun ini ialah tahun kedua umat muslim merayakan Idul Fitri dalam situasi pandemi covid-19. Seperti tahun lalu, kita pun mesti berbesar hati untuk membatasi silaturahim kita hanya secara virtual. Bermaafan tak perlu bersalaman, bercengkerama tak perlu sampai menciptakan kerumunan.

Itulah ikhtiar kita untuk tetap membangun dan memperkuat persaudaraan, di satu sisi, sekaligus berupaya meredam penyebaran wabah covid-19, di sisi yang lain. Kemenangan Idul Fitri yang kita raih setelah lulus ujian selama sebulan Ramadan mestilah mengandung dua makna krusial itu: silaturahim dan bangunan harapan bahwa pandemi segera berakhir.

Pagi ini pengurus Masjid Istiqlal Jakarta sejatinya juga telah mengajarkan satu hal penting kepada kita saat mereka membatalkan penyelenggaran salat Idul Fitri dengan pertimbangan pandemi covid-19 belum juga membaik. 

Apa pelajarannya? Bahwa memaksakan satu hal yang risikonya amat besar, sekalipun itu ibadah, boleh jadi mudaratnya jauh lebih besar ketimbang maslahatnya. Pun sebaliknya, menghindari atau menunda satu hal yang berisiko tinggi, sekalipun itu ibadah, maslahatnya mungkin lebih besar daripada mudaratnya. 

Cara pandang seperti itu penting, apalagi Hari Raya Idul Fitri kali ini berlangsung tatkala kurva penambahan kasus covid-19 masih belum juga melandai, bahkan belakangan melonjak. Sementara itu, perayaan Idul Fitri lazimnya identik dengan berkumpulnya massa dalam suatu kawasan untuk beribadah, bertemu muka, bertegur sapa, dan bersilaturahim. Kiranya kita tidak ingin hari besar tersebut justru menjadi momentum penularan.

Sebaliknya, Idul Fitri seharusnya dijadikan momentum untuk menggugah kesadaran diri. Bahwa ternyata makhluk berakal yang bernama manusia bisa semudah itu dibuat tidak berdaya oleh makhluk berukuran mikro yang disebut virus. 

Introspeksi dan kesadaran mesti digugah agar saat-saat seperti ini jangan malah dimaksimalkan untuk menyebar fitnah, berita bohong, hoaks, dan segala macam keburukan. Kita harus bergandeng tangan. Pemerintah, para ahli dan ilmuwan, serta masyarakat, semua harus berkelindan di lingkaran yang sama dalam melawan pandemi covid-19.

Bangsa kita sedang dirundung masalah. Karena itu, tak perlu sewot meskipun silaturahim Lebaran kita dibatasi hanya lewat virtual. Tidak perlu marah walaupun kita mesti dua kali menunda kepulangan ke kampung halaman. Silaturahim, apa pun mediumnya, selalu menyimpan hikmah yang agung, yakni membangun kekuatan kita agar lebih percaya diri, terutama dalam menyelesaikan sebuah masalah.



Berita Lainnya
  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).