Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Semua Daerah Sekat Pemudik

28/4/2021 05:00
Semua Daerah Sekat Pemudik
Editorial(MI. Seno)

 

 

MENGHILANGKAN tradisi mudik yang dilakukan turun-temurun memang tidak mudah. Akan tetapi, pandemi covid-19 yang merenggut nyawa empat orang setiap jamnya di Indonesia memaksa siapa pun untuk tidak mudik demi keselamatan bersama.

Mudik dilarang karena terjadi mobilitas manusia yang sangat tinggi. Padahal, manusia ialah perantara virus korona baru penyebab covid-19. Pemudik berpotensi menjadi pembawa virus mematikan ke kampung halaman. Karena itulah, kebijakan pemerintah melarang mudik sangat masuk akal.

Melarang mudik jangan hanya di atas kertas. Harus ada tindakan nyata untuk mencegah pergerakan manusia selama peniadaan mudik yang berlaku mulai 6 Mei hingga 17 Mei.

Tindakan nyata itu sedang disiapkan pemerintah. Misalnya, 14 pos didirikan di perbatasan yang menjadi jalan keluar dari kawasan Jabodetabek. Petugas di pos-pos itulah yang nantinya meminta kendaraan putar balik jika terbukti hendak keluar membawa pemudik.

Hampir semua provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia kompak menerapkan kebijakan sekat pemudik. Polda Jawa Tengah akan menyekat 14 titik perbatasan antarprovinsi. Polda Jawa Timur menyekat pemudik di 27 titik.

Upaya lain yang dilakukan pemerintah untuk membatasi mobilitas manusia ialah mengetatkan syarat pelaku perjalanan dalam negeri. Pengetatan itu berlaku mulai 22 April–5 Mei dan 18 Mei-24 Mei.

Bentuk pengetatan ialah dengan mempersingkat masa berlaku tes covid-19. Para pelaku perjalanan udara, laut, dan kereta api wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT–PCR/rapid test antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan atau Genose C19 di bandara, pelabuhan, dan stasiun sebelum keberangkatan.

Sementara itu, untuk para pelaku perjalanan darat, baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi diimbau untuk melakukan tes dan dimungkinkan dilakukan tes acak di terminal, rest area, atau di titik penyekatan.

Harus tegas dikatakan bahwa pelarangan mudik yang berjalan tegak lurus itu hanya satu tujuan, yaitu negara hendak menjaga dan memastikan keselamatan nyawa rakyatnya.

Elok nian bila muncul kesadaran pribadi warga negara. Tidak mudik bukan karena dilarang pemerintah, tetapi karena ada kesadaran dari dalam diri untuk menjaga keselamatan anggota keluarga di kampung.

Melawan covid-19 bukan semata-mata tugas pemerintah, melainkan tugas setiap orang yang masih memiliki akal waras. Janganlah memaksa diri untuk mudik, bisa saja Anda disuruh putar balik di titik penyekatan.

Menjaga akal waras sangatlah bijak. Gunakan teknologi untuk menjaga silaturahim dengan anggota keluarga di mana saja berada, Lebaran secara virtual.

Kesabaran ialah kata kuncinya. Sabar untuk tidak mudik satu soal. Lainnya ialah sabar untuk tidak mendatangi tempat-tempat wisata selama libur Lebaran yang juga menjadi tradisi keluarga Indonesia selama ini.

Jangan sampai tempat-tempat wisata lokal justru menjadi pusat kerumunan selama masa libur Lebaran sehingga menjadi klaster baru penyebaran covid-19. Sebaiknya, pengelola tempat wisata lokal memakai daftar online sehingga bisa membatasi pengunjung.

Pemerintah perlu melakukan sosialisasi masif untuk mengingatkan bahaya mudik di tengah munculnya varian-varian baru covid-19 yang lebih cepat menular. Kebijakan sekat pemudik untuk tidak mengulangi pengalaman setiap kali libur panjang selalu terjadi tren kenaikan kasus covid-19, cukuplah keledai yang terperosok pada lubang yang sama.



Berita Lainnya
  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).