Jumat 16 April 2021, 05:00 WIB

Menyelamatkan Mata Rantai Otomotif

Administrator | Editorial
Menyelamatkan Mata Rantai Otomotif

MI/Duta
Ilustrasi MI.

 

 

PEREKONOMIAN Indonesia setahun belakangan memang tak bisa dikatakan baik. Hantaman virus korona telah membuat pertumbuhan sulit sekali menembus angka positif. Selama tiga kuartal hingga akhir tahun lalu, kita masih berkutat di angka pertumbuhan ekonomi yang minus alias negatif.

Akan tetapi, mesti dicatat dengan garis tebal, meskipun dampak pandemi begitu menghunjam, ekonomi kita belum sampai krisis. Sakit iya, sekarat belum. Sakit bila dibiarkan memang bisa menjadi parah dan merembet ke sektor lain, tetapi jika tepat dan cepat ditangani, ia mungkin akan segera sirna.

Yang diperlukan ialah optimisme. Dengan optimisme, anak-anak bangsa ini semestinya akan lebih mampu menciptakan racikan-racikan langkah untuk membawa ekonomi terbebas dari sakitnya. Virus korona barangkali masih akan bercokol cukup lama, tapi gedorannya kepada ekonomi tak boleh dibiarkan lama.

Dalam kaitan dengan penjagaan optimisme itu, sepatutnya kita berikan apresiasi atas inisiatif para pelaku industri otomotif yang kembali menggelar event besar Indonesia International Motor Show (IIMS) 2021. Gelaran yang kemarin dibuka Presiden Joko Widodo secara virtual tersebut akan berlangsung pada 15 April hingga 21 April mendatang.

Selama setahun pasar mungkin tidak terlalu bersahabat dengan industri otomotif. Karena pandemi, agenda-agenda pameran otomotif ditiadakan, penjualan merosot tajam, produksi dan aktivitas pabrik otomotif meredup, industri pemasok komponen otomotif di dalam negeri yang sebenarnya saat itu sedang mengalami perkembangan positif seketika mengerang.

Dalam catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil baru di pasar dalam negeri pada 2020 anjlok hingga 48% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di awal 2021 pun angka penjualan masih drop. 'Penyelamatan' mulai terlihat pada Maret 2021 setelah penurunan tarif pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) berefek positif.

‘Penyelamatan' lewat stimulus fiskal itulah yang kian menebalkan optimisme pelaku industri. IIMS 2021 yang digelar secara hybrid (kombinasi daring dan luring) semestinya menjadi momentum lanjutan di sektor otomotif untuk mengembalikan gairah pasar yang nyaris padam. Boleh jadi daya beli masyarakat belum sembuh, tapi apa salahnya mencoba membakar kegairahan pasar dahulu?

Persoalan di sektor otomotif senyatanya bukan semata persoalan satu sektor industri. Mata rantainya amat panjang. Tidak hanya berkait dengan industri manufaktur, tapi sampai ke perusahaan pembiayaan dan asuransi. Di sisi manufaktur pun kita tidak bisa hanya melihat pabrik mobil atau motornya, tapi ada ribuan usaha mikro, kecil, menengah yang selama ini memasok komponen lokal. Pendeknya, banyak pihak yang mesti diselamatkan.

Faktor ini pula yang membuat Presiden Jokowi menginginkan industri otomotif diakselerasi, dipercepat, sehingga mampu menggerakkan perekonomian nasional. Akselerasi itu tentunya harus diimbangi dengan meningkatkan keterlibatan industri UMKM domestik dari hulu hingga hilir. Tidak kalah penting, dampak dari semua itu ialah penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kita tak boleh menyepelekan pandemi. Namun, bukan berarti kita boleh berdiam diri menyaksikan ekonomi yang nyaris mati. Kesehatan masyarakat dan perekonomian harus sama-sama menjadi prioritas. IIMS 2021 atau gelaran-gelaran lain yang sudah mulai dilakukan belakangan ini mesti kita pandang sebagai ikhtiar untuk mengoptimalkan dua sisi tersebut.

Baca Juga

MI/Duta

Putusan MK Penguatan KPK

👤Administrator 🕔Kamis 06 Mei 2021, 05:00 WIB
Poin yang kemudian paling banyak disorot ialah pendapat MK bahwa Pasal 12B dan Pasal 37B ayat (1) huruf b UU KPK bertentangan dengan UUD...
MI.Seno

Tokoh Agama Perlu Melarang Mudik

👤Administrator 🕔Rabu 05 Mei 2021, 05:00 WIB
LARANGAN mudik resmi berlaku mulai besok sampai 17 Mei. Akan tetapi, sebagian masyarakat sudah mudik...
MI/Seno

Sampai Tetes Vaksin Penghabisan

👤Administrator 🕔Selasa 04 Mei 2021, 05:00 WIB
TIGA jenis mutasi virus korona telah masuk ke...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya