Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Menunggu Geliat Industri Kreatif

15/3/2021 05:00
Menunggu Geliat Industri Kreatif
(MI/Duta)

 

 

SUDAH satu tahun negeri ini dilanda pandemi covid-19. Selama itu pula seluruh kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa dibatasi secara superketat atau dilarang sama sekali. Industri kreatif salah satu sektor yang terkena dampak amat mendalam.

Pelaku industri kreatif, kini, bolehlah bernapas lega. Pemerintah mempertimbangkan untuk memberikan izin kegiatan industri kreatif. Meski demikian, kesehatan dan keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama mengingat keselamatan rakyat tetap menjadi hukum tertinggi.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif patut diberi apresiasi karena sudah menyiapkan semua prasyarat terkait dengan pembukaan kegiatan industri kreatif. Kementerian menyiapkan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE pada kegiatan event dan MICE (meetings, incentives, conferencing, exhibitions) saat pandemi covid-19.

CHSE adalah penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan).

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam keterangannya, Selasa (9/3), mengumumkan Kapolri mendukung penuh pelaksanaan kegiatan masyarakat berupa acara musik, MICE, pekan olahraga, hingga acara budaya dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pengumuman Sandiaga Uno itu langsung disambut gembira oleh pelaku industri kreatif. Akan tetapi, kegembiraan itu hanya berlangsung sesaat. Mabes Polri menjelaskan Kapolri belum mengeluarkan aturan terkait dengan pergelaran konser musik dan pertunjukan seni kreatif. "Belum ada info," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Jumat (12/3).

Tidak perlu berkecil hati apalagi kecewa. Paling penting ialah Kapolri sudah mendukung kegiatan pentas musik dan budaya, izin itu persoalan administrasi yang bisa keluar kapan saja.

Eloknya, selain mendapatkan izin dari kepolisian, pelaku industri kreatif menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah sebab daerah pemegang otoritas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro.

PPKM skala mikro kembali diperpanjang selama dua pekan, mulai 9-22 Maret 2021. Dalam periode itu, pembatasan diperluas di tiga provinsi lain di luar Jawa dan Bali, yakni Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatra Utara.

PPKM skala mikro jilid 3 itu hakikatnya sama saja dengan periode sebelumnya seperti perkantoran menerapkan 50% work from home (WFH), kegiatan belajar-mengajar tetap dilakukan secara daring. Bedanya, kali ini fasilitas umum mulai diizinkan untuk dibuka dengan kapasitas maksimal 50% dan patuh pada peraturan daerah.

Pelaku industri kreatif bisa saja memanfaatkan pelonggaran fasilitas umum itu untuk kegiatan pentas musik dan budaya. Pentas itu bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru, misalnya, pada zona hijau dilakukan secara offline, kemudian zona kuning hybrid, offline, dan online, dan zona merah hanya untuk online.

Terus terang, pentas musik dan budaya itu bukan semata-mata kebutuhan pelaku industri kreatif. Apalagi, pelaku industri kreatif sudah menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo pada awal Maret. Dalam surat itu mereka meminta kejelasan nasib mereka dan meminta izin untuk bekerja kembali dengan memberlakukan penyesuaian berupa protokol kesehatan.

Masyarakat yang sudah setahun ini dibatasi seluruh aktivitas akibat pandemi juga membutuhkan hiburan. Pentas musik dan budaya pada dasarnya ialah rekreasi jiwa yang dibutuhkan masyarakat. Karena itu, kita tunggu industri kreatif menggeliat.



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.