Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Libur Imlek di Rumah Saja

11/2/2021 05:00
Libur Imlek di Rumah Saja
Ilustrasi MI(MI/Dutsq)

 

 

TAHUN Baru Imlek datang menyapa. Kali ini, Imlek jatuh besok yang bertepatan dengan Jumat sehingga membuat libur akhir pekan menjadi lebih panjang. Dalam kondisi normal, momen seperti ini mendorong masyarakat untuk ramai-ramai pergi berpelesir ke berbagai daerah dan tempat wisata.

Kalaupun tidak berwisata, masyarakat akan memanfaatkan momen libur panjang akhir pekan untuk berkumpul dengan kerabat. Warga keturunan Tionghoa yang merayakan Imlek menggelar perayaan bersama di rumah ibadah maupun tempat-tempat pertemuan.

Namun, ini bukan kondisi normal. Kita masih berjuang keras untuk menekan laju penularan covid-19. Hampir setahun kita bergelut dengan pandemi, fakta menunjukkan kasus covid-19 melonjak tiap kali libur panjang usai.

Selepas libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru, kita mengawali tahun ini dengan akumulasi kasus positif covid-19 menembus 1 juta orang. Angka kematian pun sempat melebihi 400 jiwa dalam sehari. Di beberapa daerah, puskesmas maupun unit rumah sakit terpaksa buka-tutup karena tenaga kesehatan yang bertugas banyak tertular covid-19.

Kabar tentang sulitnya mendapatkan ruang isolasi rawat inap covid-19 juga semakin dekat dan sering kita dengar. Malah sangat mungkin di antara kita sendiri sudah mengalaminya.

Sayangnya, bagi sebagian masyarakat, fakta-fakta itu belum cukup menumbuhkan kesadaran dan empati dalam diri. Hal itu terlihat dengan masih banyaknya warga yang abai dalam hal memakai masker dengan benar, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak menghindari kerumunan.

Saat libur panjang datang, warga tanpa empati itu pun ikut merasa terpanggil untuk bepergian. Di saat yang sama, ribuan hingga jutaan warga lainnya juga tergerak oleh hasrat serupa. Interaksi dengan orang lain yang meningkatkan risiko penularan covid-19 menjadi semakin kerap.

Dalam situasi begitu, kebijakan pengetatan mobilitas dan pengawasan kepatuhan terhadap protokol kesehatan menjadi tumpuan. Untuk antisipasi kali ini, Satgas Penanganan Covid-19 mewajibkan seluruh pengguna moda transportasi jarak jauh, baik pribadi maupun umum, menunjukkan negatif covid-19 dari hasil tes RT-PCR atau tes antigen atau GeNose.

Sampel harus diambil 1x24 hingga maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan, tergantung jenis moda transportasi yang dipakai dan wilayah yang dituju. Ketentuan ini sedikit lebih ketat ketimbang sebelumnya yang hanya mengimbau pengguna kendaraan pribadi berbekal surat negatif covid-19.

Demi lebih mengefektifkan pembatasan, pemerintah melarang para aparatur sipil negara (ASN) bepergian ke luar daerah masing-masing selama periode libur Tahun Baru Imlek. Menteri BUMN pun memperluas larangan itu ke jajaran pegawai perusahaan pelat merah.

Meski begitu, kebijakan larangan maupun kewajiban tidak akan ada artinya bila tidak disertai ketegasan dan konsistensi penerapan di lapangan. Percuma pula pusat menggariskan kebijakan bila pemerintah daerah permisif terhadap para pelanggar.

Maka, kita apresiasi para kepala daerah yang menerapkan aturan pembatasan lanjutan yang disesuaikan dengan kondisi setempat. Demikian juga dengan daerah-daerah yang sigap menyaring kedatangan pelaku perjalanan dari luar wilayah.

Terakhir, kembali lagi ke diri kita semua. Di pundak kita ada beban tanggung jawab untuk ikut menekan penularan covid-19. Urungkan dulu keinginan bepergian di akhir pekan ini. Mari kita nikmati liburan di rumah bersama keluarga satu atap.

Selamat Tahun Baru Imlek untuk saudara-saudara kita yang merayakan. Jangan lupa, di rumah saja tetap lebih baik.



Berita Lainnya
  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal

  • Rapatkan Barisan Hadapi Guncangan

    05/3/2026 05:00

    DUNIA kembali berdiri di tepi pusaran krisis. Ketidakpastian global menjelma menjadi badai yang sulit diprediksi arahnya.

  • Menyiasati Krisis Energi

    04/3/2026 05:00

    PERANG di Timur Tengah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari. Dampaknya mulai dirasakan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.

  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.